BeritaPalangka RayaUtama

Debit Air Terus Naik, 17 Kelurahan Kebanjiran


Terpisah, Camat Pahandut, Berlianto, mengatakan, saat dibukanya posko pengungsian yang memanfaatkan ruang kelas SDN 1 Langkai pada hari Senin sore (20/9) lalu tercatat 30 orang atau jiwa yang mengungsi ke sana. Rata – rata merupakan warga Flamboyan ,Kelurahan Langkai, di mana ketinggian air telah mencapai lutut orang dewasa.
“Untuk masalah makan, di SDN 1 Langkai kami membuka dapur umum seperti yang dilakukan di posko Jalan Arut, dengan memanfaatkan tenaga ibu – ibu yang berada di pengungsian untuk mengolah makanan,” terangnya.
Masalah penanganan kesehatan, ada ruangan khusus di sediakan dan di isi oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Marina Permai, beroperasi mulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 19.30 WIB.
“Dari 30 orang yang mengungsi, ada tiga orang yang sakit dan telah kami evakuasi pada Senin malam. Ketiga warga yang sakit tersebut telah kami rujuk dan berada di RSUD Kota Palangka Raya,” ungkapnya.
Salah satu warga Flamboyan Rukun Tetangga (RT) 03 Rukun Warga (RW) VIII Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut Arief Saputra merasa tertolong dengan adanya Posko pengungsian yang di buka pemerintah. Dia bersama keluarga kecilnya bisa mendapatkan tempat yang nyaman untuk tidur, dikarenakan ketinggian air di dalam rumah Arief telah sampai paha orang dewasa, yang membuatnya khawatir. Terlebih dia memiliki balita. “Anak saya sering main air jadinya, di rumah susah mau masak susah, mau buang air dan mandi pun susah saya bersyukur bisa mengungsi di Posko ini,” ucapnya.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button