FSKK IAKN Palangka Raya Tanda Tangan PKS, Kegiatan Pengabdian Masyarakat

SINERGITAS : Mahasiswa jurusan Musik Gereja dan Peribadatan Kristen Prodi Musik Gereja melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Resort GKE Tumbang Samba. FOTO HUMAS
SINERGITAS : Mahasiswa jurusan Musik Gereja dan Peribadatan Kristen Prodi Musik Gereja melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Resort GKE Tumbang Samba. FOTO HUMAS

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) IAKN Palangka Raya melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama atau PKS dengan Resort GKE Tumbang Samba, 25 September 2021 lalu. Usai itu, dilanjutkan dengan kegiatan pembinaan musik gereja.

PKS ini ditandatangani dengan tujuan untuk memberi ruang kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat pada FSKK IAKN Palangka Raya serta ruang lingkup pelayanan pada Resort GKE Tumbang Samba.

Dekan FSKK Berth P. Pahan menegaskan, kebutuhan akan pengembangan fakultas memerlukan sinergitas dengan berbagai pihak termasuk dengan lembaga gereja. Pemikiran ini dilandasi bahwa fakultas ini baru saja berdiri sehingga memerlukan strategi pengembangan berdasarkan rencana strategi fakultas, sistematis, akuntabel, dan terukur.

FSKK IAKN Palangka Raya terdiri dari jurusan Musik Gereja dan Peribadatan Kristen dengan dua program studi yaitu Musik Gereja dan Peribadatan Kristen. Selanjutnya jurusan Pelayanan Seni Keagamaan Kristen dengan program studi D2 Kependetaan dan D3 Pelayanan Musik Gereja.

“Program studi tersebut berpeluang untuk dikembangkan karena kebutuhan pelayanan musik gereja dan profesi musik serta pelayanan sangat terbuka pangsa pasarnya. FSKK akan menjawab kebutuhan tersebut,” katanya dalam rilis yang diterima Kalteng Pos.

Baca Juga:  Fairid Bersahabat Dengan Bobby Sejak Kuliah

Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Studi Musik Gereja dilaksanakan pembinaan musik gereja bagi warga jemaat GKE Tumbang Samba dengan materi pembinaan teori musik dasar, nyanyian jemaat, latihan dasar piano, teknik vokal, direksi, dan band.

Dalam pembukaan kegiatan juga disampaikan materi dengan topik Dampak Musik Gereja dalam Pelayanan Jemaat oleh Pdt. Cucue Meiyadie, S.Th selaku Ketua MPH Resort/Jemaat GKE Tumbang Samba.

Pada kebaktian daring dan luring Minggu (3/10) di Gereja Kapakat Tumbang Samba telah ditampilkan hasil pembinaan musik gereja dan mendapat sambutan yang positif dari warga jemaat.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta dari jemaat GKE Tumbang Samba, para dosen pembina seperti Pransinartha, Sugiyanto, Agus Budi Handoko, Octa Maria Sihombing, Ratih Sulistyowati, Ni Nyoman Astrini Utami, Putra Andino Nugrahhu juga praktisi musik Tumbang Samba Jeanne Cristella, Gretly Irene, Andi Saputra, Drio Kristi, dan Rendi Kristiandi yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembinaan tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Dedikasi Dokter Hadapi Pandemi Patut Mendapat Apresiasi

Kegiatan PKM ini juga melibatkan mahasiswa semester akhir sebagai bentuk praktek musik gereja secara langsung di jemaat. Mereka juga sedang mempersiapkan diri untuk Home Concert dan Tugas Akhir Resital.

Selanjutnya bagi jemaat-jemaat yang ingin mengembangkan pembinaan musik di gerejanya dapat berkolaborasi dengan FSKK IAKN Palangka Raya, pasti kami akan menjadi mitra layanan yang dapat diandalkan.

“Semoga ke depannya kegiatan seperti ini dapat berkembang ke jemaat-jemaat yang ingin berkembang dan maju baik secara pelayanan maupun kemampuan bermusik gereja,”ungkapnya. (sos/b2/ram)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *