Dana Wakaf untuk Pengentasan Kemiskinan

Dana Wakaf untuk Pengentasan Kemiskinan

KALTENG.CO – Wakaf tunai di Indonesia terus di gencarkan. Sebab memiliki potensi yang luar biasa. Potensi wakaf tunai di Indonesia di perkirakan mencapai Rp 180 triliun. Dana ini bisa di kelola dan hasilnya untuk pengentasan kemiskinan.

Pakar ekonomi syariah Adiwarman Azwar Karim, mengatakan wakaf merupakan salah satu solusi permasalahan ekonomi umat.

“Khususnya dalam bidang ekonomi dan mampu mengentaskan masyarakat dari kemiskinan,” katanya dalam peluncuran WakaftunaiID di Jakarta, Minggu (11/10/2021).

Pria yang juga Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) itu mengatakan, bahwa potensi dana wakaf yang besar dapat di salurkan untuk sektor produktif.

Sehingga dana wakaf akan terus berputar dan tak habis nilainya. Kemudian hasil pengelolaannya bakal terus lahir untuk membantu masyarakat prasejahtera pada khususnya.

Baca Juga:  Jakarta Tuan Rumah Formula E 2022, Berdasarkan Keputusan FIA World Motor Sport Council

“Manfaat wakaf begitu besar, ini akan menjadi amal jariyah bagi wakif karena nilainya akan tetap dan hasilnya akan bertambah,” tuturnya. Dia juga mengatakan wakaf menjadi salah satu ibadah penenang jiwa dari keserakahan.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan di acara peluncuran mengatakan perlu ada penguatan literasi, sosialisasi, dan edukasi tentang wakaf.

Baca Juga:  Tingkatkan Capaian Vaksin di Kabupaten Mura, Libatkan Pemerintah Desa

“Termasuk wakaf uang yang dapat di maksimalkan untuk memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan umat dan bangsa,” katanya.

Apalagi menurutnya, potensi wakaf uang di Indonesia sendiri, bisa menembus ratusan triliun rupiah per tahun.

Dari potensi yang besar itu, pemanfaatannya dapat di kembangkan untuk tujuan sosial kemanusiaan serta untuk menggerakkan ekonomi umat.

“Dengan hadirnya platform Wakaftunaiid, potensi wakaf di Indonesia akan lebih maksimal lagi,” katanya.(tur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *