Dampak Pandemi, Jangan Sampai Lose Learning

Pemprov Sudah Launching PTM Terbatas se-Kalteng
LAUNCHING : Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H Edy Pratowo (tengah) saat launching PTM terbatas se-Kalteng di SMAN 1 Palangka Raya, Senin (11/10).
LAUNCHING : Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H Edy Pratowo (tengah) saat launching PTM terbatas se-Kalteng di SMAN 1 Palangka Raya, Senin (11/10)./abw

PALANGKA RAYA,KALTENG.CO-Di bawah kepemimpinan Gubernur H Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur H Edy Pratowo, sektor pendidikan di Kalimantan Tengah menjadi salah satu fokus visi dan misinya. Tujuannya, untuk menciptakan generasi yang berkemajuan, kompetitif dan berkarakter. Oleh karena itu, sebagai insan pendidik di sekolah berjuang mewujudkan visi dan misi kepala daerah itu.

Pemprov Kalteng pun sudah melakukan launching pembelajaran tatam muka (PTM) terbatas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah Achmad Syaifudi mengatakan, gubernur konsisten terhadap hal itu. Namun, dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini perlu ada langkah agar pendidikan di Kalteng perlahan kembali pulih.

“Sebagai wujud tegas beliau (gubernur,red), maka beliau mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang sudah di-launching serentak se-Kalteng untuk jenjang SMA, SMK dan SLB se- Kalteng, kemarin,” katanya kepada awak media, Senin (11/10). Diungkapkannya, pandemi Covid-19 sudah berdampak pada pendidikan di Kalteng selama 1,5 tahun terakhir ini.

Tentu pelaksanaan pendidikan tidak berjalan dengan optimal. Namun di sisi lain juga menghindari lose learning atau kehilangan pembelajaran. “Padahal di sisi lain dalam pembelajaran itu anak-anak peserta didik perlu ada sentuhan guru dalam arti tatap muka, ada pembentukan karakter, meski di sisi lain pembelajaran daring juga tidak salah, karena saat ini berada di zaman revolusi 4.0, namun PTM juga tetap diperlukan,” pungkasnya. (ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *