DPRD Murung Raya Gali Strategi Peningkatan PAD Sektor Perhubungan

PURUK CAHU, Kalteng.co – Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Murung Raya. Salah satu langkah konkret dilakukan oleh Ketua Komisi I DPRD Mura, Rejikinoor, yang belum lama ini melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Tujuan utama kunjungan tersebut adalah menggali strategi yang telah berhasil diterapkan oleh Dishub Banjarmasin dalam mengelola sektor perhubungan sebagai sumber PAD yang signifikan.
“Kami melihat Banjarmasin cukup progresif dalam mengelola potensi PAD dari sektor perhubungan. Itu sebabnya, kami belajar dari mereka untuk melihat peluang yang bisa diterapkan di Murung Raya,” kata Rejikinoor, Rabu (30/7/2025).
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Selama ini, pungutan PJU masih menjadi bagian dari tagihan PLN tanpa ada kontribusi nyata bagi PAD daerah.
“Potensi pungutan PJU sangat besar. Idealnya, ini bisa dikelola langsung oleh pemerintah daerah. Tapi tentu harus melalui regulasi seperti peraturan bupati, atau bahkan membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) khusus,” tegasnya.
Selain PJU, penataan dan pengelolaan retribusi parkir juga dinilai sebagai sektor yang belum dimaksimalkan. Rejikinoor menyebut perlunya penetapan target pendapatan parkir, baik dari sistem yang dikelola langsung maupun melalui kerjasama dengan pihak ketiga.
“Kita tidak hanya bicara soal pendapatan. Tapi bagaimana pengelolaan parkir juga menjamin keamanan dan kenyamanan bagi pengguna. Ini harus jadi perhatian, apalagi di wilayah perkotaan seperti Puruk Cahu,” ujarnya.
Transportasi sungai juga menjadi sorotan penting dalam studi tersebut. Dengan topografi Murung Raya yang banyak mengandalkan akses sungai, sektor ini menyimpan peluang besar untuk digarap sebagai sumber PAD baru.
“Lalu lintas sungai kita cukup aktif, tapi belum terkelola dengan maksimal. Ini salah satu pelajaran penting dari Banjarmasin yang sudah jauh lebih maju dalam sistem transportasi sungainya,” kata Rejikinoor.
Ia menambahkan, hasil kunjungan kerja ini akan menjadi bahan evaluasi dan rujukan dalam menyusun rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya. Tujuannya adalah memastikan sektor perhubungan benar-benar berkontribusi dalam menambah pendapatan daerah secara berkelanjutan.
“Banyak pelajaran berharga yang bisa kita adopsi. Sekarang tinggal bagaimana keseriusan kita untuk menindaklanjutinya,” pungkasnya. (oiq)
EDITOR: TOPAN



