Tak Berkategori

Seputar Nikotin pada Rokok Elektrik, Seberapa Besar Bahayanya?

Nikotin Sangat Rendah Tanpa Adanya
Asap Tembakau

2. Nikotin Dapat Ciptakan Adiksi
Efek samping dari nikotin adalah menciptakan ketergantungan. Namun itu bukan satu-satunya alasan mengapa begitu banyak orang tidak bisa berhenti merokok. Mengutip sebuah studi yang di terbitkan pada tahun 2015 dalam jurnal ilmiah Drug and Alcohol Dependence menemukan bahwa potensi ketergantungan pada nikotin sangat rendah tanpa adanya asap tembakau.

3. Nikotin dan Parkinson
Nikotin di nilai memiliki manfaat dalam medis. Sebuah penelitian yang di lakukan pada era 1960-an menunjukkan risiko penyakit parkinson di kalangan perokok itu lebih rendah dan menyebutkan bahwa nikotin memiliki kontribusi dalam hal tersebut.

4. Nikotin dalam Vape
Shoim Hidayat mengutarakan, pemakaian produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan atau vape, memiliki risiko yang lebih rendah daripada rokok. Sebab, penggunaannya melalui proses pemanasan. Pemanasan tersebut terjadi pada suhu yang terkontrol hingga 350 derajat Celcius.
”Dengan tidak adanya proses pembakaran, pengguna hanya menghirup aerosol dan nikotin, bukan Tar seperti pada rokok,” jelas Shoim Hidayat.

5. Larangan Nikotin
Untuk mengurangi angka perokok adalah dengan memberikan informasi yang akurat dan akses kepada para perokok dewasa terhadap produk tembakau alternatif. Karena rokok tetap menjadi salah satu tantangan umat manusia.
”Maka penting untuk mengatasinya tanpa adanya bias ideologis. Nikotin bukanlah musuh kita, dan kita tidak boleh melupakan hal itu,” tutur Shoim Hidayat. (tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button