Ular Depung Sebesar Betis Orang Dewasa Kejutkan Pasutri Muda

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ular depung sebesar betis orang dewasa kejutkan warga Tangkiling. Hal itu diketahui saat seorang masyarakat sedang membersihkan pekarangan rumah.
Ketika itu, warga bernama Adiguna (28) bersama istrinya sedang bersih-bersih halaman rumah di Jalan Tjilik Riwut Km. 29, Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Rabu (11/5/2022) pagi kemarin.
Disaat asyik membersihkan, pasangan suami istri (pasutri) muda ini dikagetkan dengan kemunculan ular depung. Dimana hewan yang ukurannya hampir menyerupai betis orang dewasa ini bersembunyi di bawah tumpukan seng bekas.
“Rumah ini punya orang tua dan sudah lama tidak di tempati. Lalu saya bersama istri pindah tinggal disini lalu mencoba membersihkan rumah. Saat membersihkam tumpukan seng, ternyata ada ular,” katanya.
Menurutnya, dari pagi ia mulai membongkar keseluruhan seng yang sudah tidak digunakan dan rencananya akan dibuang, namun saat membuka bagian tumpukan seng pertama, dia dikejutkan dengan melihat sisik melingkar seperti corak batik
“Karena saya bingung dan takut saya urungkan niat untuk membongkar sengnya, terus istri menyarankan lapor ke Tim ERP untuk konsultasi, tapi tim ERP segera mengkonfirmasi untuk evakuasi ularnya.” Pungkasnya.
Sementara itu, Anggota Animal Rescue ERP yang tiba dilokasi langsung melakukan Penanganan dengan menggeser tumpukan seng secara perlahan, dan setelah cukup terbuka ular langsung dilakukan penanganan.
“Sempat terjadi perlawanan yang lumayan dari ularnya mas, ularnya kalo jenis Depung atau ball phyton ini lebih menyerang dengan cara menumbuk dan melontarkan badannya ke sasaran karena ularnya pendek paling besar sepaha orang dewasa dan panjangnya rata-rata hanya satu meter.” Ucap Nago, Kabag Ops ERP.
Kurang lebih 10 menit penanganan, ular berhasil ditaklukan dan langsung dibawa ke halaman Terbuka agar lebih leluasa melakukan penanganan dan memasukan ke karung ular.
“Ular yang berhasil dilakukan penanganan langsung dibawa ke Posko ERP sebelum nanti di Lepasliarkan ke hutan yang jauh dari jangkauan manusia mengingat ular Ball Phyton kelestariannya mulai berkurang,” pungkasnya. (oiq)




