DISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Hari Nelayan Nasional 2025, Kadislutkan Kalteng Angkat Topi Peran Besar Nelayan Jaga Ketahanan Pangan

PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Dalam momentum peringatan Hari Nelayan Nasional 2025, yang jatuh pada hari Minggu (6/4/2025), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. H. Darliansjah, M.Si., menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh nelayan di Kalimantan Tengah yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Menurutnya, profesi nelayan bukan hanya soal mencari ikan, tetapi merupakan bagian dari perjuangan menjaga keberlangsungan pangan masyarakat dan ekosistem perairan yang sehat. “Nelayan Kalteng telah menunjukkan komitmen besar dalam mengelola potensi sumber daya perairan secara bijaksana dan berkelanjutan. Mereka adalah pejuang pangan di garis depan,” ujar Darliansjah.

Gambar Kiri Gambar Kanan

Ia menambahkan, bahwa Kalimantan Tengah dengan kekayaan perairan daratnya memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan ikan air tawar, baik untuk konsumsi lokal maupun pasar nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan kapasitas nelayan melalui program-program pelatihan, bantuan alat tangkap, pembinaan budidaya, serta akses permodalan dan pemasaran.

“Ketahanan pangan tidak akan tercapai tanpa nelayan yang kuat dan sejahtera. Karena itu, kami terus berkomitmen memberikan dukungan penuh agar nelayan bisa naik kelas dan lebih berdaya saing,” ujarnya.

Darliansjah juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan. Ia menekankan bahwa keberlanjutan sektor ini bergantung pada kesadaran bersama untuk melindungi ekosistem perairan dari pencemaran dan eksploitasi berlebihan.

“Hari Nelayan adalah momentum untuk mengingatkan kita semua bahwa laut, sungai, dan danau bukan hanya sumber ekonomi, tetapi juga kehidupan. Kita harus jaga bersama,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Dislutkan Kalteng juga tengah menyiapkan sejumlah program insentif dan penghargaan kepada kelompok nelayan berprestasi serta yang berinovasi dalam praktik perikanan berkelanjutan.

Melalui peringatan ini, Darliansjah berharap generasi muda juga bisa melihat profesi nelayan sebagai sesuatu yang mulia dan prospektif. “Menjadi nelayan bukan berarti tertinggal. Dengan teknologi dan inovasi, nelayan masa kini bisa menjadi pengusaha perikanan yang maju,” tutupnya. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button