EKSEKUTIFPEMKAB BARITO UTARA

Sekda: Target Harus Terukur dan Berdampak untuk Masyarakat

PALANGKA RAYA,Kalteng.co – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mematangkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas yang menjadi inti dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Pemantapan strategis ini dilakukan dalam rapat evaluasi bersama Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah di Kantor Bapperida Provinsi, Senin (30/3). Rapat tersebut membahas sejumlah fokus utama yang bermuara pada kerangka besar agar program dapat dijalankan secara optimal.

Sebanyak 11 program unggulan dirancang sebagai pengungkit utama perubahan struktural di Barito Utara. Sementara itu, 12 program prioritas menjadi penopang percepatan pencapaian target pembangunan tahunan. Rapat yang dipimpin Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bapperida Kalteng, Fredy Darinton, dihadiri Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis, M.A.P., serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajaran terkait.

Gambar Kiri Gambar Kanan

Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Ia secara khusus menginstruksikan agar indikator capaian dirumuskan tidak hanya terukur dan rasional, tetapi juga memiliki keterkaitan langsung dengan upaya penurunan angka kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.

“Kita tidak ingin program unggulan ini hanya menjadi jargon. Saya minta kepada seluruh OPD, mari kita pertajam indikatornya. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus menghasilkan output yang jelas dan outcome yang berdampak. Sebelas program unggulan dan dua belas program prioritas ini adalah wujud nyata komitmen kita untuk mensejahterakan masyarakat Barito Utara,” tegas Muhlis.

Salah satu poin yang mendapat sorotan dalam evaluasi tersebut adalah penyusunan target yang rasional agar program dapat terealisasi dengan baik hingga akhir periode. Para perencana dari provinsi turut memberikan asistensi agar indikator capaian yang ditetapkan tidak terlalu tinggi hingga sulit dicapai, namun juga tidak terlalu rendah sehingga tidak mendorong percepatan pembangunan.

“Kami sangat optimistis dengan penyempurnaan indikator ini. Kita memiliki peta jalan yang jelas. Program unggulan dan prioritas ini akan menjadi fondasi bagi kemajuan Barito Utara di bidang infrastruktur dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ekonomi kerakyatan. Semua harus sinkron dan bergerak bersama,” tutupnya. (hms)

Related Articles

Back to top button