Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Benarkah Karena Konflik Internal atau Sekadar Gimik?

KALTENG.CO-Dunia musik Tanah Air tengah dikejutkan dengan kabar kurang sedap dari band legendaris GIGI. Pemain bas mereka, Thomas Ramdhan, mendadak melontarkan pernyataan kontroversial yang mengarah pada isu perpisahan dengan band yang telah membesarkan namanya tersebut.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, musisi senior ini menuliskan serangkaian kalimat bernada emosional yang memicu spekulasi luas di kalangan netizen. Thomas secara spesifik menyebutkan sebuah tanggal yang diduga menjadi momen perpisahannya dengan Armand Maulana dan kawan-kawan.
Sindiran Tajam Soal Pengkhianatan
Keriuhan ini bermula saat Thomas mengunggah sebuah pernyataan di Instagram yang menyinggung soal kesetiaan dalam pertemanan. Ia menuliskan pesan yang cukup menohok tentang sosok yang dianggap “menusuk dari belakang”.
“Andai kamu temen baik jangan menusuk dari belakang. Buktikan kalau kamu temen sejati, paham?” tulis Thomas dalam takarir unggahannya, dikutip pada Minggu (12/4/2026).
Pesan tersebut sontak mengundang tanya. Tak lama berselang, pria yang dikenal dengan gaya panggungnya yang energik ini memberikan pernyataan yang lebih mengejutkan mengenai masa depannya di band GIGI.
25 April Jadi Hari Terakhir?
Thomas secara gamblang menyebutkan bahwa kebersamaannya dengan GIGI kemungkinan besar akan berakhir dalam waktu dekat. Ia bahkan menyebutkan tanggal pasti dan menyerahkan urusan masa depannya kepada Sang Pencipta.
“Insya Allah kemungkinan tanggal 25 April 2026 hari terakhir saya bareng @gigibandofficial. Saya percaya untuk rejeki ada yang ngatur,” ungkapnya dalam unggahan tersebut.
Ketegangan semakin terasa ketika Thomas mengunggah status lain yang tampak menyindir seseorang dengan kata-kata kasar. Ia menyinggung soal seseorang yang berusaha menutupi sifat buruknya dengan topeng adab. “Kalau bajingan tetep aja bajingan, mau dibungkus adab sok baik sekalipun!” cetusnya penuh emosi.
Respons Netizen: Konflik Nyata atau Strategi Promosi?
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi baik dari pihak Thomas Ramdhan maupun manajemen GIGI terkait pemicu kemarahan sang basis. Namun, kolom komentar Thomas justru dibanjiri oleh beragam teori dari netizen.
Sebagian penggemar merasa khawatir jika perselisihan ini berujung pada pecahnya formasi GIGI yang sudah solid selama puluhan tahun. Namun, tidak sedikit pula yang bersikap skeptis dan menduga bahwa drama ini hanyalah gimik (marketing stunt) untuk mempromosikan karya terbaru GIGI.
Spekulasi gimik ini semakin diperkuat dengan munculnya komentar dari komedian Andre Taulany. Alih-alih memberikan simpati yang serius, Andre justru menanggapi unggahan emosional tersebut dengan candaan.
“Sabar Kang sabar … yuk ke lapor pak yuk,” tulis Andre Taulany di kolom komentar.
Reaksi santai dari rekan sesama artis ini membuat banyak orang percaya bahwa kondisi internal GIGI sebenarnya baik-baik saja dan pernyataan Thomas mungkin bagian dari rangkaian promosi lagu atau konser mendatang.
Apakah tanggal 25 April nanti akan menjadi akhir dari perjalanan panjang Thomas Ramdhan bersama GIGI, ataukah ini hanya strategi kreatif untuk menyambut proyek baru?
Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Yang pasti, kehadiran Thomas di posisi bas telah menjadi identitas yang tak terpisahkan dari band yang berdiri sejak 1994 tersebut. (*/tur)



