Dikira Tenggelam di Kahayan, Pria Ini Muncul Lagi Sambil Menggigil: Pengakuannya Bikin Geleng Kepala

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Suasana tenang di tepian Sungai Kahayan mendadak berubah mencekam, Minggu dini hari (3/5/2026). Seorang pria diduga tenggelam usai terdengar suara dentuman keras di perairan sekitar Pelabuhan Rambang, Jalan Riau, Kelurahan Pahandut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB saat aktivitas bongkar muat ikan masih berlangsung. Para pekerja yang berada di lokasi sontak panik setelah mendengar suara seperti benda jatuh keras ke dalam air. Salah satu saksi mata, Abidin, mengaku sempat melihat riak air di bawah penerangan dermaga yang minim.
“Suaranya keras sekali, seperti orang sengaja melompat. Kami langsung ke tepi, tapi sudah tidak terlihat orangnya,” ujarnya.
Kabar adanya pria tenggelam pun dengan cepat menyebar. Tim relawan dari berbagai organisasi seperti Emergency Response Palangka Raya, BPK Putra Pahandut, Emergency Fatmawati hingga BPK Laskar Kahayan langsung turun ke lokasi melakukan pencarian. Plh Ketua Emergency Response Palangka Raya, Christian Tito mengatakan, tim langsung melakukan penyisiran di sekitar titik diduga korban jatuh.
“Fokus kami pendataan awal dan pemantauan, karena arus Kahayan cukup berbahaya pada malam hari,” jelasnya. Sekitar satu jam pencarian berlangsung dalam suasana tegang. Namun, kejadian tak terduga justru terjadi saat operasi masih berjalan.
Seorang pria tanpa identitas tiba-tiba muncul dari arah Jalan Riau sekitar pukul 01.23 WIB. Dalam kondisi basah dan menggigil hebat, pria tersebut berjalan sempoyongan menghampiri warga dan relawan. “Kondisinya seperti halusinasi, bicaranya tidak nyambung. Diduga pengaruh obat jenis Zenith,” ungkapnya didampingi Kabag Operasional ERP Yustinus Exaudi di lokasi.
Sementara itu, saat dimintai keterangan, pengakuan pria itu justru di luar dugaan. “Saya kepanasan, jadi loncat ke sungai untuk mendinginkan badan,” ucapnya singkat. (oiq)



