Berbau Busuk Menyengat! Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Sabangau Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas menggegerkan warga di kawasan Jalan Lintas Mahir Mahar Km 1, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Selasa (30/6/2026) siang.
Jenazah ditemukan di semak-semak belakang Warung Kholifah dalam kondisi telah membusuk hingga sebagian tubuhnya mulai memperlihatkan tulang belulang.

Penemuan mayat bermula dari aroma busuk yang telah tercium sejak beberapa hari terakhir. Pemilik Warung Kholifah, Tentren Lestari, mengaku awalnya tidak mengetahui sumber bau menyengat tersebut hingga akhirnya meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi.
“Sejak Jumat saya sudah mencium bau busuk, tetapi saya kira berasal dari tempat lain. Hari Senin baunya masih tercium, kami sempat mencari di sekitar warung, namun tidak menemukan apa pun,” ujarnya.
Menurutnya, pada Selasa sekitar pukul 14.00 WIB, aroma busuk kembali tercium dengan intensitas yang lebih kuat. Ia kemudian meminta bantuan seorang warga yang sedang berada di warung untuk kembali mencari sumber bau tersebut di sekitar semak-semak belakang bangunan.
“Setelah dicari di belakang warung, saksi yang membantu saya tiba-tiba berteriak ada mayat. Saya langsung diminta melapor kepada Ketua RT agar segera menghubungi pihak berwenang,” katanya.
Ketua RT setempat, Suparwanto, mengatakan dirinya menerima laporan dari pemilik warung mengenai penemuan mayat tersebut saat sedang berada di rumah. Tanpa menunggu lama, ia langsung menuju lokasi untuk memastikan informasi yang diterimanya.
“Saya didatangi Ibu Tentren yang mengatakan ada mayat di belakang warungnya. Setelah memastikan informasi itu, saya langsung menghubungi pihak berwenang agar segera dilakukan penanganan,” ungkap Suparwanto.
Ia mengaku kondisi jenazah saat ditemukan sudah sulit dikenali. Korban tergeletak terlentang di atas semak-semak dengan kondisi tubuh yang telah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat sehingga mengundang perhatian warga sekitar.
“Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya,” pungkasnya.
Hingga kini identitas korban masih belum diketahui, sementara penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (oiq)



