BeritaKabar DaerahKESEHATANNASIONALPENDIDIKANUtama

Angka Perceraian Masih Tinggi, Perlu Konsultan Perkawinan bagi Setiap Calon Mempelai

SURABAYA,Kalteng.co – Angka perceraian masih tinggi. Pasangan saat akan menikah kerap tidak mengantisipasi masalah yang kelak terjadi ketika sudah berumah tangga. Masalah kecil pun menjadi besar dan berujung pada perpisahan. Konsultan perkawinan hadir untuk mengantisipasi hal itu.

Tingginya angka perceraian mendorong Elok Dwi Kadja membuka konsultasi perkawinan. Perempuan 34 tahun yang berprofesi sebagai advokat itu ingin turut serta menekan angka perceraian yang terus meningkat.

Bersama rekan-rekan psikolog dan notaris, dia berupaya mengedukasi pasangan yang akan menikah ataupun pasangan suami istri mengenai permasalahan-permasalahan yang di hadapi ketika berumah tangga.

’’Menikah tidak hanya menyatukan hati dua orang laki-laki dan perempuan yang berbeda. Tetapi, juga menyatukan dua keluarga yang memiliki latar belakang berbeda.

Ini yang kami tekankan kepada pasangan supaya mereka melek hukum mengenai risiko yang akan di hadapi ketika memasuki perkawinan,’’ ujar Elok, Jumat (11/6/2021).

Konsultan perkawinan itu memberikan edukasi tentang ekonomi, perilaku dan perubahan perilaku pasangan ketika sudah menikah, serta perilaku keluarga pasangan.

Perekonomian menjadi perhatian yang pertama karena sering kali sebagai penyebab prahara rumah tangga yang berujung perceraian. ’’Tingkat perceraian tertinggi, penyebabnya ekonomi,’’ katanya.

https://kalteng.co
1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button