Belum Ada Perhatian KONI Kalteng, Siap ke Papua Biaya Sendiri

Kendala lain yang dihadapi adalah asupan nutrisi dan supplemen yang masih seadanya, karena belum adanya dukungan dari KONI. Karena kendala tersebut, maka akan berpengaruh pada persiapan atlet. Sebab yang menentukan hasil di cabang binaraga adalah persiapan yang matang dalam hal program latihan, nutrisi dan supplemen.
Untuk sementara atlet binaraga atas nama Agus Dewantoro yang lolos PON di kelas 70 kg saat ini berlatih mandiri setiap pagi dan sore. Saat ini masih dalam program bulking atau off-seassion.
“Atlet ini mempunyai kemauan yang kuat untuk berprestasi. Selain latihan mandiri, si atlet juga sudah membeli beberapa peralatan untuk melengkapi program latihannya dengan dana pribadi,” ungkapnya.
Amad—panggilan akrab Muhamad Hadi berharap agar KONI bisa secepatnya memutuskan, apakah cabor binaraga diberangkatkan atau tidak. Termasuk kepastian pemusatan latihan daerah (pelatda), agar persiapan atlet bisa lebih maksimal. “Untuk target, binaraga termasuk cabang yang sulit diprediksi. Karena tergantung matangnya persiapan si atlet. Namun kami optimis bisa meraih medali di PON nanti,” yakinnya.



