BeritaPEMKO PALANGKA RAYA

Distanketpang Palangka Raya Perketat Pengawasan Daging Beku, Pastikan Kualitas Pangan Tetap Aman Jelang Idulfitri

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya meningkatkan pengawasan terhadap kualitas bahan pangan asal hewan yang di jual di pasar modern dan swalayan, khususnya produk daging beku. Langkah ini di lakukan guna memastikan seluruh produk pangan beku yang beredar tetap memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan kelayakan konsumsi bagi masyarakat.

Pengawasan di lakukan secara langsung oleh petugas di lapangan dengan memeriksa berbagai aspek penting. Mulai dari kondisi fisik daging, suhu penyimpanan pada freezer, hingga kelengkapan administrasi seperti sertifikasi halal dan dokumen kelayakan konsumsi.

Kepala Distanketpang Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengatakan, pengawasan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pangan, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat perayaan Idulfitri.

“Kami ingin memastikan seluruh produk pangan asal hewan, khususnya daging beku yang beredar di pasaran, berada dalam kondisi aman, bermutu, dan layak konsumsi,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, penyimpanan yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan penurunan kualitas daging serta berpotensi menimbulkan kontaminasi bakteri. Oleh karena itu, pemeriksaan suhu penyimpanan pada freezer menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan pengawasan tersebut.

Selain memeriksa kualitas produk, tim Distanketpang juga memantau ketersediaan stok daging di tingkat pengecer. Berdasarkan hasil pemantauan sementara, pasokan daging beku di Kota Palangka Raya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Lebaran.

Sugiyanto juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena ketersediaan bahan pangan masih dalam kondisi aman.

Melalui pengawasan ini, pihaknya berharap para pelaku usaha dapat terus menjaga kualitas dan keamanan produk pangan yang di jual kepada masyarakat.

“Dengan pengawasan yang rutin dan kesadaran pelaku usaha dalam menjaga kualitas produk, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pangan yang sehat, aman, dan berkualitas selama bulan Ramadan hingga Idulfitri,” pungkasnya. (bam)

Related Articles

Back to top button