DPRD Palangka Raya Ajak Warga Gotong Royong Bantu Korban Kebakaran Gang Sari Murjani

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – DPRD Kota Palangka Raya mengajak seluruh masyarakat memperkuat semangat gotong royong dengan membantu warga yang terdampak kebakaran di Gang Sari 45, Jalan Murjani. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu para korban bangkit dan memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan.
Ajakan tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Sudarto, saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran bersama Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, Jumat (17/7/2026).
Sudarto mengatakan, musibah kebakaran tidak hanya menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal, tetapi juga harta benda dan sumber kebutuhan sehari-hari. Karena itu, kepedulian masyarakat menjadi salah satu bentuk dukungan yang sangat dibutuhkan para penyintas. “Kami berharap masyarakat Kota Palangka Raya ikut menunjukkan kepedulian dan membantu saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran,” ujarnya.
Menurut Sudarto, bantuan tidak harus dalam jumlah besar. Donasi berupa bahan kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, perlengkapan sehari-hari, maupun bentuk bantuan lainnya akan sangat membantu meringankan beban para korban. “Kalau bisa, bantuan juga disalurkan ke sini agar dapat membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan pascakebakaran,” katanya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong merupakan nilai luhur yang harus terus dijaga, terutama saat ada warga yang sedang menghadapi musibah. Solidaritas masyarakat diyakini mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus memberikan dukungan moral bagi para korban.
Selain mengajak masyarakat membantu korban, Sudarto juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau karena risiko kebakaran cenderung meningkat.
Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan kompor telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah, memeriksa instalasi listrik secara berkala, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. “Menghadapi musim kemarau seperti sekarang, masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap api dan berbagai hal yang berpotensi menyebabkan kebakaran,” tegasnya.
Sudarto menambahkan, banyak peristiwa kebakaran sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat disiplin menerapkan langkah-langkah sederhana, seperti menggunakan instalasi listrik sesuai standar, rutin memeriksa jaringan listrik, dan tidak membakar sampah sembarangan. “Hati-hati, rumah harus dijaga. Kemudian jaringan listrik juga perlu diperhatikan dan dipastikan dalam kondisi aman,” pungkasnya.
DPRD Kota Palangka Raya berharap kepedulian seluruh lapisan masyarakat dapat membantu mempercepat pemulihan para korban kebakaran sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran, khususnya pada musim kemarau.(aza)



