Hukum Dan Kriminal

Bayi Delapan Bulan di Sampit Korban Kekerasan ODGJ

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Seorang bayi berusia delapan bulan menjadi korban kekerasan di rumahnya, Jalan Revolusi 45B, Bundaran KB, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (22/10/2025) pagi.

Peristiwa tragis itu terjadi begitu cepat. Menurut keterangan sang ibu, seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa tiba-tiba masuk ke rumah mereka dan langsung menyerang anaknya.

“Orangnya tiba-tiba masuk, lari ke dalam rumah, anak saya ditarik dan dibawa keluar. Langsung dibanting di depan rumah,” ujar Ririn saat ditemui, Jumat (24/10/2025).

Saat kejadian, Hana sedang berada di ruang tamu bersama kakaknya, sementara Ririn tengah memasak di dapur.

Ia mendengar teriakan anak sulungnya yang panik memanggil, mengatakan bahwa adiknya telah dibanting oleh pelaku.

Menurut Ririn, pelaku sempat mengangkat tubuh bayinya tinggi-tinggi sebelum membanting ke tanah.

“Dibawa lari dulu, diangkat ke atas, baru dibanting. Sepertinya dipegang dari kaki,” ucapnya lirih.

Akibat peristiwa itu, Hana mengalami luka serius di bagian kepala. Kepalanya bengkak, matanya tertutup karena bengkak. Dokter bilang ada pendarahan di otak dan sebagian tempurung kepala pecah. 

Saat ini, Hana masih dirawat intensif di ruang IGD RSUD dr Murjani Sampit. Pihak keluarga berencana membawa korban ke Palangka Raya untuk menjalani operasi karena fasilitas bedah di rumah sakit setempat belum memadai.

Pelaku diketahui merupakan tetangga korban yang tinggal di kompleks perumahan yang sama. 

“Masih satu kompleks, beda beberapa rumah saja. Katanya dulu pernah dirawat karena gangguan jiwa,” tuturnya.

Ia menambahkan, selama ini pelaku jarang berinteraksi dengan warga sekitar dan belum pernah berbuat kekerasan sebelumnya.

“Baru kali ini dia berulah sampai melukai orang,” tutupnya. (oiq)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button