Gubernur Kalteng Dijadwalkan Panen Raya 25.817 Hektare dan Luncurkan Pembangunan Waterfront City Kapuas

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Kabupaten Kapuas akan menjadi pusat perhatian pada 8 Juli 2026. Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dijadwalkan menghadiri dua agenda strategis, yakni Panen Raya Padi Mendukung Ketahanan Pangan TNI/Polri bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta peluncuran pembangunan Waterfront City Kapuas di Kota Kuala Kapuas.
Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan kedua agenda tersebut. Bupati Kapuas HM Wiyatno mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk meninjau langsung lokasi panen raya di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh.

“Kami sudah mengecek langsung kondisi lahan. Alhamdulillah tanaman padi telah memasuki masa panen dan siap dipanen. Insyaallah seluruh rangkaian kegiatan pada 8 Juli nanti dapat berjalan lancar,” ujar Wiyatno.
Ia menjelaskan, panen raya tersebut merupakan wujud keberhasilan sektor pertanian di Kabupaten Kapuas sekaligus bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Panen raya akan dilaksanakan di lahan seluas 25.817 hektare yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Kapuas Kuala seluas 8.674 hektare, Kecamatan Bataguh 8.643 hektare, Kecamatan Kapuas Timur 4.472 hektare, dan Kecamatan Tamban Catur 4.027 hektare.
Selain menghadiri panen raya, Gubernur Agustiar Sabran juga akan meluncurkan pembangunan Waterfront City Kapuas. Proyek tersebut menjadi langkah awal penataan kawasan tepian sungai guna mempercantik wajah Kota Kuala Kapuas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, sektor pariwisata, dan penyediaan ruang publik yang lebih representatif.
Wiyatno menilai, pelaksanaan dua agenda besar dalam satu hari menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kapuas. Menurutnya, daerah ini tidak hanya menunjukkan peran sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Tengah, tetapi juga mulai mempercepat pembangunan kawasan perkotaan yang modern dan berdaya saing.
“Panen raya menjadi simbol keberhasilan para petani dalam menjaga produksi pangan. Sementara pembangunan Waterfront City merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah. Kami berharap kedua agenda ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Kapuas,” pungkasnya.(rof)



