Kimi Antonelli Menang di F1 GP Belgia, Akhiri Puasa Podium Sejak GP Monako

KALTENG.CO-Pembalap muda berbakat milik tim Mercedes, Kimi Antonelli, kembali menunjukkan taji luar biasanya di ajang Formula 1. Pembalap asal Italia tersebut sukses meraih kemenangan keenamnya musim ini setelah mengamankan podium tertinggi di Grand Prix Belgia yang berlangsung sengit.
Kemenangan dramatis ini tak hanya mengakhiri puasa podium pertamanya sejak GP Monako pada Juni lalu, tetapi juga semakin memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara kejuaraan pembalap dengan keunggulan 45 poin.
Drama Lap Pertama dan Strategi Virtual Safety Car
Memulai balapan dari posisi terdepan (pole position), langkah Antonelli sempat tidak berjalan mulus. Ia harus merela posisi terdepan setelah disalip oleh pembalap Ferrari, Charles Leclerc, di awal-awal balapan.
Namun, ketenangan dan ketajaman strategi tim Mercedes menjadi kunci pembalik keadaan. Antonelli berhasil memanfaatkan momen periode Virtual Safety Car (VSC) dengan sangat cerdik untuk merebut kembali pimpinan balapan. Setelah kembali memimpin, Antonelli tak tersentuh hingga melintasi garis finis.
Kemenangan ini terasa kian manis sekaligus krusial setelah rekan setimnya di Mercedes, George Russell, harus tersingkir lebih awal. Russell terlibat insiden tabrakan dengan pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, pada lap pembuka. Insiden tersebut menyebabkannya gagal menyelesaikan balapan dan kehilangan poin berharga dalam perebutan gelar juara.
Kejutan Podium dan Rekor Bersejarah Red Bull
Selain selebrasi Antonelli, GP Belgia kali ini menyajikan sejumlah catatan menarik di barisan depan:
Max Verstappen (Red Bull Racing): Berhasil mengamankan posisi ketiga. Hasil ini terasa sangat istimewa karena menandai podium ke-300 dalam sejarah keikutsertaan Red Bull di F1.
Lewis Hamilton (Ferrari): Mengamankan posisi keempat meski sempat berada di bawah investigasi pengawas balapan (stewards) akibat insiden di lap pertama dengan Russell.
Makin Kokoh di Puncak Klasemen
Hasil manis di Spa-Francorchamps mempertegas konsistensi Kimi Antonelli sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara dunia F1 musim ini. Dengan selisih poin yang kian melebar dari para pesaing terdekatnya, dominasi pembalap muda Italia ini tampaknya akan kian sulit dibendung pada seri-seri mendatang. (*/tur)



