ALL SPORTBeritaNASIONALSport

Miris! Baru Kembali ke Kanjuruhan, Bus Persik Kediri Diserang Batu Usai Tekuk Arema FC

KALTENG.CO-Pengalaman pahit kembali mewarnai sepak bola Indonesia. Persik Kediri menjadi korban tindakan anarkis oknum suporter usai meraih kemenangan 3-0 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Minggu (11/5/2025) petang.

Bus yang membawa para pemain dan ofisial tim berjuluk Macan Putih itu menjadi sasaran pelemparan batu yang membahayakan.

Manager Tim Persik Kediri, Mochammad Syahid Nur Ichsan, mengungkapkan bahwa insiden tidak mengenakkan ini terjadi saat rombongan tim hendak kembali ke hotel mereka di kawasan Kepanjen, Malang.

Syahid sangat menyayangkan tindakan brutal yang dilakukan oleh oknum suporter tersebut, terlebih karena selama pertandingan berlangsung, situasi di dalam stadion terpantau aman dan kondusif.

“Kami juga tidak tahu, mungkin yang di luar itu oknum atau apa,” ujar Syahid, seperti dikutip, Minggu (11/5/2025).

Asisten Pelatih Persik Jadi Korban Luka Akibat Lemparan Batu

Akibat serangan batu yang tiba-tiba dan membabi buta tersebut, asisten pelatih Persik Kediri, Antonio Claudio De Jesus Oliveira, mengalami luka-luka. “Coach Toyo, kena serpihan kaca,” imbuh Syahid dengan nada prihatin.

Tragisnya Terjadi di Laga Pertama Pasca Tragedi Kanjuruhan

Ulah oknum suporter yang melempari bus Persik Kediri ini dengan cepat menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Pasalnya, pertandingan melawan Arema FC ini merupakan laga pertama yang digelar di Stadion Kanjuruhan pasca tragedi mengerikan pada 1 Oktober 2022.

Tragedi kelam tersebut merenggut nyawa setidaknya 135 orang akibat kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan sengit antara Arema FC dan Persebaya Surabaya.

“Belum lewat 1.000 hari tragedi Kanjuruhan Loh. Astagfirullah baru pertama main di Kanjuruhan saja sudah kayak gini,” tulis akun resmi Persik Kediri di platform X dengan akun @tweetpersik, menyertai unggahan video dan foto kondisi mencekam saat kejadian, Minggu (11/5/2025).

Video Amatir Ungkap Suasana Mencekam di Luar Stadion

Sebuah video amatir berdurasi 52 detik yang beredar luas menggambarkan suasana mencekam di luar Stadion Kanjuruhan.

Dalam video tersebut, terlihat jelas bus yang membawa pemain dan ofisial Persik Kediri dikepung dan dilempari batu oleh sejumlah suporter yang berada di sisi kiri dan kanan jalan.

Suara benturan batu yang menghantam bodi dan kaca bus terdengar jelas, menciptakan kepanikan di dalam bus.

Kapten Persik Kediri Unggah Kondisi Bus yang Rusak Parah

Kapten Persik Kediri, Ze Valente, juga turut membagikan kondisi bus yang ia tumpangi setelah menjadi sasaran amuk oknum suporter tim lawan.

Melalui unggahan di Instagram Story akun pribadinya @zevalente.10, terlihat jelas kerusakan parah pada kaca bagian kiri bus berwarna ungu khas Persik Kediri yang pecah cukup lebar akibat lemparan batu.

“We never learn. But it’s better not to say what i think. (Kita tidak pernah belajar, tetapi lebih baik saya tidak mengatakan apa yang saya pikirkan),” tulis pesepak bola asal Portugal tersebut, menyiratkan kekecewaan mendalam atas insiden yang terjadi.

Insiden pelemparan bus Persik Kediri ini kembali menjadi noda hitam dalam sejarah sepak bola Indonesia, terutama karena terjadi di stadion yang belum lama ini dilanda tragedi besar.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kesiapan dan kedewasaan sebagian suporter serta keamanan pasca pertandingan sepak bola di Tanah Air.

Pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi dan menindak tegas para pelaku tindakan anarkis ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (*/tur)

Related Articles

Back to top button