Rana Muthia Apresiasi Inovasi RSUD Palangka Raya, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Langkah inovatif yang di lakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palangka Raya dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menyambut positif berbagai terobosan di gital dan pelayanan publik yang di gulirkan oleh pihak rumah sakit.
Menurut Rana, inovasi seperti SIPOETRA Mobile (Sistem Pengantaran Obat Tanpa Antre), SATUSEHAT Mobile dengan fitur KYC, dan SI AKSI (Sistem Informasi Edukasi dan Promosi Kesehatan), menunjukkan bahwa RSUD Palangka Raya mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan medis yang praktis, transparan, dan edukatif.
“Kami sangat mengapresiasi gebrakan yang di lakukan RSUD Palangka Raya. Inovasi-inovasi tersebut tidak hanya mendorong efisiensi pelayanan, tapi juga menunjukkan komitmen dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada masyarakat,” ujar Rana, Senin (28/7/2025).
Politisi muda tersebut menilai, penggunaan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan adalah langkah cerdas dalam mempercepat transformasi sektor kesehatan di daerah. Terlebih lagi, RSUD juga mulai menjajaki penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui Airdoc, yang berfungsi mendeteksi penyakit melalui analisis citra mata pasien.
“Penerapan teknologi berbasis AI seperti Airdoc ini menunjukkan bahwa RSUD tidak hanya menjadi penyedia layanan, tetapi juga menjadi pelopor dalam adopsi teknologi medis modern di daerah,” lanjutnya.
RSUD Tidak Hanya Fokus Pada Pengembangan Teknologi
Sebagai mitra pemerintah dalam bidang kesehatan, Komisi III DPRD Kota Palangka Raya siap mendukung kebijakan dan program rumah sakit yang mengarah pada perbaikan kualitas layanan. Namun demikian, Rana juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan program serta pengawasan dalam implementasinya.
“Setiap inovasi harus di barengi dengan kesiapan SDM dan sistem pengawasan internal yang baik. Kami harap, RSUD tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas tenaga kesehatan agar pelayanan tetap humanis dan profesional,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar inovasi serupa bisa di replikasi oleh fasilitas kesehatan lain, baik di tingkat puskesmas maupun klinik swasta, agar masyarakat di seluruh penjuru kota bisa merasakan pemerataan layanan kesehatan yang bermutu.
“Jangan hanya rumah sakit besar yang berinovasi. Puskesmas dan layanan primer lainnya juga harus mengikuti jejak RSUD agar sistem pelayanan kesehatan kota semakin kokoh dan merata,” pungkas Rana.
DPRD Kota Palangka Raya, melalui Komisi III, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemko dan seluruh stakeholder kesehatan dalam mewujudkan layanan medis yang modern, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan serta keselamatan pasien. (pra)
EDITOR : TOPAN



