DPRD KALTENG

Sikapi Isu Food Estate Singkong Gagal,
Komisi II Jadwalkan Turun Lapangan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Menyikapi isu terkait gagalnya program Food Estate Singkong di Kabupaten Gunung Mas, Kalangan DPRD Kalteng khususnya Komisi II yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) telah menjadwalkan untuk turun langsung kelapangan, guna menggali informasi terkait kebenaran isu tersebut.

“Bukan rencana lagi!! Tapi kita jadwalkan minggu depan Komisi II akan turun langsung untuk menggali informasi sekaligus melihat fakta dilapangan, terkait isu gagalnya perkebunan singkong di Kabupaten Gumas,” ucap Ketua Komisi II DPRD Kalteng, H. Achmad Rasyid, saat dikonfirmasi Kalteng.co di gedung dewan, Kamis (19/1/2023).

Wakil rakyat dari Dapil IV meliputi DAS Barito ini juga mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterima oleh Komisi II, perkebunan singkong di Kabupaten Gumas bukanlah bagian dari Food Estate atau program tersendiri.

“Banyak yang mengatakan bahwa Food Estate singkong merupakan proyek gagal. Padahal informasi yang diterima komisi II, perkebunan singkong di Kabupaten Gumas bukan termasuk dalam program Food Estate melainkan program tersendiri. Karena yang namanya Food Estate adalah persawahan termasuk segala infrastrukturnya yang berada di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau,” ujarnya.

Kendati demikian, Ketua Fraksi Partai Gerindra ini menilai bahwa program perkebunan singkong di Kabupaten Gumas belum bisa dikatakan gagal, sebelum dibuktikan fakta dan kebenarannya.

“Kita belum bisa mengatakan program perkebunan singkong di Gumas itu gagal. Karena kita belum mengecek fakta dan kebenarannya di lapangan, sehingga, minggu depan Komisi II akan melihat bagaimana kondisi sebenarnya dari program perkebunan singkong yang selalu dikatakan gagal tersebut,” tutupnya.(ina)

Related Articles

Back to top button