BeritaNASIONAL

SIEJ dan Pulitzer Center Gelar Rembuk Ilmuwan, Dorong Integrasi Sains dalam Kebijakan Iklim

Komunikasi Sains sebagai Jembatan Menuju Perubahan

Rahma Nuraini Hanifa dari Akademi Ilmuwan Muda Indonesia dan Pusat Riset Kebencanaan Geologi, BRIN, turut memberikan pandangannya tentang pentingnya komunikasi sains. Menurutnya, komunikasi yang efektif dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan dan mendorong perubahan perilaku.

“Sains itu belum selesai sampai jika belum dikomunikasikan,” tegas Rahma. Ia memberikan contoh kasus komunikasi risiko bencana yang menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan dengan tepat dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan preventif.

Rembuk ilmuwan dan media yang diselenggarakan oleh SIEJ dan Pulitzer Center ini menjadi forum penting untuk membahas peran sains dalam mengatasi perubahan iklim. Para peserta sepakat bahwa integrasi pengetahuan ilmiah dalam kebijakan merupakan kunci untuk mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.

Selain itu, peran media sebagai jembatan antara ilmuwan dan masyarakat juga sangat krusial dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata dalam mengatasi perubahan iklim. (*/tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button