Pelantikan Dewan Juri FBIM 2026, Pemprov Kalteng Tekankan Profesionalisme dan Objektivitas

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya daerah melalui pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026. Hal itu disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden saat menghadiri pengambilan sumpah dan janji dewan juri FBIM 2026.
Menurut Linae, FBIM memiliki fungsi strategis dalam mengangkat, memperkenalkan, dan mempromosikan tradisi budaya daerah. Selain itu, festival tahunan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta mengembangkan potensi budaya dan pariwisata demi kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmen dan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang berorientasi pada pelestarian nilai-nilai budaya, penguatan ketahanan budaya, serta peningkatan semangat kebersamaan dalam keberagaman,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya peran dewan juri dalam menjaga objektivitas dan kredibilitas hasil perlombaan selama pelaksanaan FBIM 2026.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan festival tidak terlepas dari sinergi dan profesionalisme seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, peserta, hingga dewan juri. “Setiap unsur memiliki peran dan tanggung jawab untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan berkualitas,” katanya.
Linae berharap melalui pengambilan sumpah dan janji tersebut, para dewan juri dapat menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, tanggung jawab, dan komitmen dalam memberikan penilaian secara objektif dan adil.
“Saya meminta kepada dewan juri agar menjaga amanah yang diberikan, menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, serta mengedepankan prinsip keadilan dalam setiap proses penilaian, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kualitas dan prestasi terbaik dari para peserta,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Yosias menyampaikan, FBIM 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang diikuti peserta dari 14 kabupaten/kota, perangkat daerah, komunitas, dan paguyuban.
Berbagai kegiatan seni dan budaya akan ditampilkan dalam festival tersebut, di antaranya Karnaval Budaya, permainan rakyat Sepak Sawut, Balogo, dan Habayang, olahraga tradisional Besei Kambe dan Menyipet, keterampilan tradisional Mangaruhi dan Manjawet Uwei, kuliner tradisional, parade tradisi lisan, parade tari kreasi garapan Kalimantan Tengah, hingga pemilihan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah.
“Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan 60 orang dewan juri yang akan dilantik dan ditempatkan sesuai dengan kompetensi serta keahlian pada masing-masing bidang lomba,” tutur Yosias. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah Agus Siswadi, seluruh koordinator panitia FBIM 2026, dewan juri, serta pengamat FBIM. (bam)



