Tangis di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Kalteng Umumkan Satu Anggota Gugur dan Dua Personel Hilang Saat Gerebek Bandar Narkoba

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Suasana peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Kalimantan Tengah berubah menjadi penuh duka. Di tengah rasa syukur atas perjalanan pengabdian Korps Bhayangkara, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengumumkan kabar memilukan bahwa satu personel Polri gugur dan dua anggota lainnya masih dinyatakan hilang saat menjalankan operasi penindakan jaringan narkoba di Kabupaten Katingan.
Kabar tersebut disampaikan Kapolda saat memberikan sambutan pada acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 dan Penganugerahan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti Tahun 2026 di Mapolda Kalteng, Kota Palangka Raya, Kamis (2/7/2026). Mengawali sambutannya, Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak seluruh tamu undangan berdiri sejenak untuk mengheningkan cipta dan memanjatkan doa bagi personel yang menjadi korban dalam operasi tersebut.

”Hari ini memang hari yang membahagiakan, namun hari ini juga hari yang kami jajaran kepolisian berduka. Saya ingin mengajak Bapak Ibu sekalian untuk sejenak berdoa buat anggota kami yang meninggal dunia,” ujar Kapolda dengan suara bergetar. Kapolda menjelaskan, insiden itu terjadi pada Rabu dini hari (1/7/2026) ketika tim kepolisian melaksanakan operasi penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Katingan.
Dalam operasi tersebut, Aipda Yudi Perdana Putra ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara dua personel lainnya, yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, hingga kini masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh tim gabungan. ”Kita doakan Aipda Yudi yang meninggal bisa diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan yang masih hilang kita doakan supaya ketemu dengan selamat,” ucap Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Hingga Kamis siang, Polda Kalimantan Tengah masih mengerahkan personel untuk melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian. Aparat juga terus mengumpulkan informasi guna mengungkap secara utuh kronologi peristiwa yang menyebabkan gugurnya satu anggota dan hilangnya dua personel saat menjalankan tugas pemberantasan narkoba. Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Polda Kalteng sekaligus pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi aparat kepolisian dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat dan memberantas kejahatan narkotika. (pra)



