
KALTENG.CO-Nama bintang muda Barcelona dan Timnas Spanyol, Lamine Yamal, kembali menjadi buah bibir di jagat maya. Namun, kali ini sorotan publik bukan tertuju pada gol indah atau tariannya yang memukau di atas lapangan hijau, melainkan sebuah kisah menyentuh mengenai kebiasaan religiusnya sebelum bertanding.
Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh narasi yang menyebutkan rahasia di balik ketenangan pemain berusia 19 tahun tersebut saat memasuki lapangan. Yamal dikabarkan memiliki ritual khusus yang selalu ia lakukan sesaat sebelum peluit pertama dibunyikan.
Kisah ini bermula dari klaim bahwa seorang jurnalis Spanyol sempat bertanya kepada Yamal mengenai kebiasaannya yang kerap tertangkap kamera sedang mengangkat kedua tangan sebelum laga dimulai.
Kekuatan Doa dan Nasihat Nenek Fatima
Dalam narasi yang beredar luas di berbagai platform tersebut, Lamine Yamal secara terbuka mengakui bahwa gestur mengangkat tangan itu merupakan momen dirinya memanjatkan doa demi keselamatan dan kelancaran di lapangan.
“Aku membaca Al-Fatihah dan juga mengucapkan beberapa doa yang nenekku ajarkan padaku. Beliau selalu menasihatiku untuk membacanya sebelum setiap pertandingan agar Tuhan memberkahiku,” demikian isi pernyataan yang diklaim sebagai ucapan langsung dari Yamal.
Sosok di balik kebiasaan religius ini disebut-sebut adalah sang nenek yang bernama Fatima. Fatima dikabarkan memegang peran yang sangat sentral dalam membesarkan dan membentuk karakter Yamal sejak kecil. Nasihat sederhana dari sang neneklah yang terus dipegang teguh oleh sang penyerang sayap hingga berada di puncak popularitas seperti sekarang.
Nenek Fatima disebut selalu menitipkan pesan mendalam setiap kali cucunya hendak bertanding: “Nak, ketika kamu melangkah ke lapangan, angkat tanganmu ke langit dan katakan, ‘Ya Tuhan tolonglah aku, Ya Tuhan jadilah bersamaku, Ya Tuhan berikan kemenangan kepadaku’.”
Banjir Pujian dari Warganet
Tak butuh waktu lama, kisah menyentuh ini langsung memanen respons positif dari pencinta sepak bola di seluruh dunia. Banyak warganet yang mengaku kagum dan menilai bahwa kesuksesan luar biasa seorang atlet di usia muda tidak hanya lahir dari bakat alami dan latihan keras, melainkan juga berkat kekuatan spiritual dan rida keluarga.
Kedekatan emosional antara Yamal dan sang nenek juga menuai pujian. Kehadiran figur Fatima dianggap berhasil menjaga Lamine Yamal tetap membumi meskipun kini statusnya telah berubah menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di panggung sepak bola dunia.
Fakta atau Sekadar Rumor Media Sosial?
Meskipun kisah ini sangat menyentuh hati, pembaca tentu harus tetap bijak dalam menyerap informasi. Hingga saat ini, belum ditemukan rekaman wawancara resmi, transkrip video, maupun dokumentasi valid dari media kredibel Spanyol yang memverifikasi kebenaran kutipan percakapan tersebut.
Oleh karena itu, narasi yang viral ini sebaiknya disikapi sebagai informasi yang masih memerlukan konfirmasi langsung dari pihak Lamine Yamal atau sumber resmi terkait lainnya.
Namun, terlepas dari sahih atau tidaknya kutipan ucapan yang beredar, satu hal yang pasti: sosok Fatima memang dikenal sebagai figur yang sangat dekat dan menjadi sistem pendukung (support system) utama dalam perjalanan karier Lamine Yamal. Kehadiran keluarga yang harmonis terbukti menjadi fondasi kuat bagi sang pemain untuk terus bersinar di level tertinggi. (*/tur)



