Srikandi Disdamkarmat Palangka Raya, Penjaga Kota yang Tak Pernah Lelah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Api bisa datang kapan saja, tanpa permisi, dan sering kali meninggalkan luka yang dalam. Namun di balik setiap bencana, Kota Palangka Raya memiliki barisan Srikandi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) yang senantiasa siaga, menunjukkan ketangguhan dan dedikasi tanpa batas.
Dipimpin oleh Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Dra. Gloriana Aden, MM., para perempuan hebat ini menjalankan peran ganda: menjadi pengelola administrasi yang tertib sekaligus pejuang lapangan yang siap menghadapi situasi darurat. “Kami bukan hanya bekerja, tapi mengabdi. Setiap langkah yang kami ambil adalah untuk melindungi masyarakat,” ucap Gloriana.
Perempuan di Panggung Strategis dan Aksi
Dalam struktur dinas, Srikandi menempati posisi penting. Elizabeth Dumaraya Sirait mengemban tanggung jawab sebagai Kasubag Umum Kepegawaian, sementara Rini Juliafitri menangani perencanaan. Agnes memimpin peningkatan kapasitas aparatur, dan Setny Kristianti menakhodai seksi investigasi di bidang pemadaman.
Barisan staf juga menjadi fondasi kuat. Di bidang kepegawaian, ada Rini Oktarina, Bahana, Mega Mawarni, Wiwiek Ratnasari, dan Lili. Di bagian keuangan, hadir Kencono Menik, Anggia Piliya, dan Ekasari yang memastikan setiap anggaran di kelola transparan. Silvi Nurindah mengatur perencanaan program, sementara Oci di bidang pencegahan aktif dalam edukasi masyarakat.
Di bidang pemadaman, Swari, Gini, Elia, dan Kristila mendampingi tim yang bertugas di lapangan. Sedangkan di Command Center (CC) 112, Hartami dan Zulfha Abidah menjaga alur komunikasi agar setiap laporan darurat bisa di tindaklanjuti secepat mungkin.
Semangat yang Tak Pernah Padam
Menjadi bagian dari Disdamkarmat bukan sekadar soal pekerjaan, tetapi panggilan jiwa. Para perempuan ini rela meninggalkan kenyamanan demi sebuah misi kemanusiaan. Meski risiko tinggi, mereka tetap teguh berdiri, menunjukkan bahwa keberanian tidak di tentukan oleh fisik, melainkan oleh hati yang ikhlas mengabdi.
“Setiap kali berhasil menyelamatkan warga, rasa lelah seolah sirna. Itulah kebahagiaan terbesar kami,” ungkap Gloriana.
Simbol Ketangguhan dan Kesetaraan
Kehadiran Srikandi Disdamkarmat Palangka Raya adalah wujud nyata bahwa perempuan mampu menjadi penopang utama di sektor yang identik dengan keberanian dan kekuatan fisik. Mereka menjadi simbol kesetaraan, membuktikan bahwa dedikasi dan profesionalitas dapat melampaui batas gender.
Kisah mereka adalah inspirasi, tidak hanya bagi Kota Palangka Raya, tetapi juga bagi generasi muda yang ingin mengabdi tanpa mengenal rasa takut. (pra)
EDITOR: TOPAN




