BeritaPalangka RayaUtama

Usut Tuntas Runtuhnya Proyek APBN

“Itu penting dilakukan agar masyarakat tahu secara pasti, karena dengan uji laboratorium maka akan diketahui apakah pekerjaan tersebut sudah sesuai spek atau tidak,” ujarnya.

Pembangunan drainase utama pengendali banjir senilai Rp17 miliar tersebut diketahui baru selesai dikerjakan. Menjadi pertanyaan publik karena bangunan yang baru diselesaikan justru ambruk begitu saja.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Terpisah, Direktur Utama PT Karya Nusa Mandiri Jekhy Bidu Usin ST sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh atas pengerjaan proyek tersebut mengatakan, kejadian tersebut di luar dugaan pihaknya.

“Pengerjaan memang kita yang laksanakan, apa yang tertera dalam kontrak sudah dilakukan sesuai prosedur, beton dan lainnya sesuai standar nasional,” ungkapnya kepada Kalteng Pos, Selasa (9/2/2021).

Jekhy menyebut, pengujian sebelum pelaksanaan proyek pun sudah dilakukan pihaknya. Yang pasti kejadian ini murni karena faktor alam di luar dugaan pihaknya. Diakuinya sudah ada petunjuk teknis yang dikerjakan sesuai prosedur dan aturan. Atas kejadian ini, pihaknya siap bertanggung jawab untuk mengerjakan kembali dinding drainase yang ambruk itu.

“Saat ini di lapangan sudah mulai pengerjaan dan sudah ada material yang didatangkan. Walaupun saat ini ada kendala, tetapi jika memungkinkan secepatnya memasukan alat, maka akan segera dikerjakan dalam jangka waktu secepat mungkin, karena kamilah kontraktor yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button