BeritaEkonomi Bisnis

Mudik Dilarang, Telkomsel Tetap Siaga

JAKARTA, kalteng.co –   Meski mudik sudah dilarang, namun Telkomsel tetap siaga. Tentu dalam mengantisipasi peningkatan trafik layanan broadband, panggilan suara, dan SMS, serta permintaan produk. Langkah itu diwujudkan dengan pengamanan jaringan di 554 point of interest serta optimalisasi pelayanan pelanggan.

Direktur Network Telkomsel Nugroho dalam jumpa pers secara virtual kepada media, menyampaikan sepanjang Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini, pengamanan operasional jaringan sebagai antisipasi lonjakan trafik komunikasi.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Khususnya akses broadband  di fokuskan di wilayah residensial, rumah ibadah, rumah sakit penanganan COVID-19, titik transit transportasi seperti bandara, terminal bus, pelabuhan, jalur penyaluran logistik, serta area spesial lainnya seperti pusat pelayanan publik.

Berita terkait….Telkomsel Semangat untuk Semua

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Secara keseluruhan, optimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan tersebut akan di fokuskan di 554 point of interest (POI) di seluruh Indonesia. Terdiri dari 255 area residensial, 21 rumah sakit rujukan COVID-19, 43 area transit transportasi utama (bandara, stasiun, terminal dan pelabuhan).

Selain itu, 196 area spesial seperti pusat pelayanan publik dan pusat perbelanjaan. 32 area jalur transportasi dan logistik, serta 7 rumah ibadah besar. 

Telkomsel memperkirakan tetap terjadi pergerakan cukup signifikan pada trafik komunikasi di momen RAFI 2021  di andingkan hari normal di 2021. Trafik layanan broadband di prediksi akan tumbuh sebesar 8,54 %. Sedangkan trafik layanan panggilan suara dan SMS di proyeksi akan mengalami peningkatan sebesar 3,14% dan 2,95%. 

“Proyeksi tersebut terutama di dasari dengan semakin cepatnya perubahan perilaku masyarakat dalam mengadopsi pemanfaatan layanan digital. Itu mendapatkan kemudahan dan pengalaman lebih dalam menjalani aktivitas keseharian, khususnya di tengah pandemi COVID-19,” ujar Nugroho.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button