Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Turun

Kalteng Duduki TPAK Tertinggi Ketiga
Angkatan Kerja
Foto: JawaPos.com

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2020 mengalami peningkatan 7 ribu orang di bandingkan Agustus 2019. Akan tetapi, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami penurunan menjadi 68,40 persen pada Agustus 2020 di bandingkan Agustus 2019 sebesar 69,29 persen.

Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki turun 0,76 persen poin dan TPAK perempuan turun 0,96 persen poin.

Kepala Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Dr Ambar Dwi Santoso, mengatakan, TPAK nasional 67,77 persen meningkat 1,32 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Apabila di bandingkan dengan TPAK provinsi-provinsi di Kalimantan, maka hanya TPAK di Kalimantan Barat yang lebih rendah dari TPAK nasional yaitu 65,50 persen sekaligus TPAK terendah di Pulau Kalimantan.

“TPAK tertinggi di Pulau Kalimantan adalah 69,33 persen di Kalimantan Selatan. Kalteng menduduki TPAK tertinggi ke ketiga 68,40 persen. TPAK di Kalimantan barat 68,83. Sedangkan TPAK di Kalimantan Utara 66,51 persen,” ucap Ambar Dwi Santos.

Baca Juga:  Tingkatkan Capaian Vaksin di Kabupaten Mura, Libatkan Pemerintah Desa

Ia menjelaskan, salah satu bentuk penyerapan penduduk usia kerja di pasar kerja adalah bekerja dengan bekerja seseorang akan memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan, keuntungan, maupun upah/gaji.

Penduduk yang bekerja pada Agustus 2020 sebanyak 1318,1 ribu orang, mengalami penurunan di bandingkan Agustus 2019 yang besarnya 1319,0 ribu orang.

Untuk melihat struktur penduduk bekerja maka perlu di perhatikan karakteristiknya.

Baca Juga:  Bupati Mura Perdie M Yoseph Kunker ke Kalbar, Ini Agendanya

Karakteristik penduduk bekerja akan di sajikan berdasarkan lapangan pekerjaan utama, status pekerjaan utama, pendidikan tertinggi yang di tamatkan dan jumlah jam kerja selama seminggu yang lalu.

Menurut dia, Penduduk usia kerja mengalami kenaikan dari 1983,6 ribu orang pada Agustus 2019 menjadi 2019,5 ribu orang pada Agustus 2020.

Selain itu, tambah dia, penduduk usia kerja mengalami tren yang cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia.

“Sebagian besar penduduk usia kerja yaitu 68,4 persen atau 1381,4 ribu orang merupakan angkatan kerja, terdiri dari 1318,1 ribu orang penduduk bekerja dan 63,3 ribu orang pengangguran,” tandasnya. (aza)