Hukum Dan Kriminal

Dilahap Jago merah Empat Ruko di Pahandut Seberang Ludes Terbakar

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Jago merah kembali mengamuk di wilayah Kota Palangka Raya. Kali ini peristiwa itu terjadi di kawasan Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Minggu (20/10/2024) siang.

Sebanyak empat rumah toko (Ruko) yang berada di kawasan tersebut ludes terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun di lapangan, api muncul dari bawah dapur yang ditinggal bekerja dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kebakaran diduga karena korsleting listrik. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Garis kepolisian telah dibentangkan untuk kepentingan olah TKP oleh tim Inafis Polresta palangka Raya dan penyelidikan lebih lanjut.

Warga setempat Mulyani (42) mengatakan,  posisinya berada di seberang lokasi kejadian, asap kecil dikira ada yang membakar tabak telur di belakang, namun asap semakin tebal dan muncul api hingga membakar bangunan. Dia langsung panik.

”Api cepat besar karena bangunan kayu, saya tidak tahu kenapa bisa terbakar,” katanya.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, kebakaran itu terjadi pada saat penyewa ruko pergi mengantarkan kayu pesanan pembeli.

“Pada ruko itu, ada aliran listrik dan ada kulkas yang juga terpasang alias masih aktif. Meski belum tahu penyebab pasti, menurut saksi di seberang ruko yang terbakar api berasal dari bagian belakang atau sekitar dapur,” ungkapnya.

Saat itu warga melihat asap, namun dikira ada orang membakar tabak telur menghalau nyamuk. Tetapi asap semakin banyak hingga hitam. Sampai akhirnya warga panik dan api berkobar membakar empat ruko tersebut.

”Api cepat membakar karena bangunan didominasi kayu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pahandut, Kompol Volvy Apriana mengatakan, bangunan tersebut dalam keadaan kosong sekitar satu tahun dan hanya satu rukonya ditempati oleh Martasiah. Saat api muncul, korban sedang sedang menjaga barang- barang dagangan dan sedang duduk di warung  tokonya yang berada di depan ruko yang terbakar.

Api menjalar dengan cepat ke ruko kosong dan membakar seluruh bangunan ruko yang terbuat dari lantai kayu, dinding kayu dan atap seng dengan ukuran seluruh bangunan ruko berukuran 12×10 meter.

“Diduga korsleting. Diperkirakan kermat sekitar Rp400 juta. Lainnya masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (oiq)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button