Hukum Dan Kriminal

Provokator dan Dalang Pembunuhan Polisi di Ponton Masih Buron

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Provokator dan dalang pembunuhan polisi di Ponton masih buron. Hingga saat ini jajaran Satreskrim Polresta Palangka Raya masih terus melakukan penyelidikan untuk dapat mengungkap tempat persembunyian pelaku.

Dua pekan telah berlalu, aparat kepolisian sejauh ini telah berhasil meringkus sebanyak delapan pelaku yang terlibat langsung dalam kasus penganiayaan terhadap anggota Polda Kalteng di Kampung Ponton itu.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Para tersangka yang sudah berhasil diamankan, yakni Abu Kasim, Ahmad Muzakkir, Suhaili alias Lili (52), Nopriansyah alias Tengkong (29), Baidi alias Japang (29), Adi alias Tikus (43), Muhammad Iqbal alias Bal Tumbal (27) dan Akhmad Laksa (36).

Kematian anggota kepolisian bernama Andre Wibisono di Kampung Narkoba Ponton ini sebelumnya sempat menggemparkan jagat maya di Kota Palangka Raya. Bagaimana tidak, seorang anggota Polri berpangkat Aipda ini dinyatakan tewas akibat sejumlah luka benda tajam dan tumpul serta dua luka tembak, pada Jumat (2/12/2022) lalu.

Menggunakan senjata air soft gun, dalang utama ini menembakkan peluru gotri ke arah bagian leher dan telinga sebelah kanan korban. Hingga saat ini pengejaran dan penyelidikan memburu pelaku terus diupayakan tim gabungan kepolisian.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa mengungkapkan, pihaknya masih terus mengejar tiga pelaku yang masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Ketiganya memiliki peran penting dalam kematian anggota polri tersebut.

“Pelaku yang buron ini, yakni TT yang berperan melakukan penembakan menggunakan air soft gun, lalu U alias KC sebagai provokator dan S yang ikut serta menganiaya korban,” katanya, Jumat (16/12/2022).

Lanjut perwira menengah dengan tiga melati dipundaknya ini, ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat apabila ada yang mengetahui mengenai keberadaan pelaku ini untuk dapat melaporkannya.

“Apabila ada yang melihat terduga pelaku agar secepatnya melaporkan kepada kantor kepolisian terdekat,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button