Palangka Raya

Terjadi Kerumunan Saat Karnaval Budaya, Begini Penjelasan Satgas

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Terjadi Kerumunan Saat Karnaval Budaya, Begini Penjelasan Satgas. Hal tersebut terjadi pada saat pergelaran Karnaval Buda dan Pembukaan FBIM 2022, pada Selasa (17/5/2022).

Pawai Budaya tersebut dihadiri dan dibuka secara langsung Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran. Pada kegiatan itu juga turut dihadiri oleh Forkopimda dan Kepala OPD serta Wali Kota/Bupati yang ada di Bumi Tambun Bungai.

Dalam pantauan Kalteng.co di lapangan, antusias masyarakat untuk menyaksikan kegiatan ini sangat tinggi sehingga terjadi kerumunan. Meski masyarakat sudah mematuhi menggunakan masker, namun tetap saja masih melanggarnya.

Tak hanya itu saja, ramainya masyarakat yang membawa sanak saudaranya ini membuat kerumunan. Hampir disetiap sudut Bundaran Besar menjadi titik kegiatan ini seperti lautan manusia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kalteng Falery Tuwan mengatakan, dilihat dari keadaan nyata di lapangan, masyarakat setidaknya tetap menggunakan masker. Pemerintah juga melihat pandemi covid-19 saat ini trendnya sudah sangat turun.

“Selain itu, tingkat keparahan yang terjadi di Kalteng ini sudah berada di angka nol atau kosong. Dalam hal ini yang dimaksud adalah tingkat kematian dari wabah virus corona yang beberapa tahun ini melanda,” katanya saat diwawancarai disela-sela kegiatan.

Oleh karena itu, dengan keadaan dan fakta yang didapat itu serta secara nasional pihaknya mengambil kebijakan untuk melaksanakan event ini. Tujuannya yaitu untuk menghidupkan dan mengembangkan kehidupan sosial masyarakat serta lainnya.

“Kita melihat perbandingan di daerah lain, kerumunan ini sudah berbeda pengertiannya dengan pada saat pandemi yang tingkat keparahannya sangat tinggi di era varian virus jenis Delta,” urainya.

Disebutkannya, melihat kerumunan yang terjadi sebanyak ini, tidak mungkin petugas yang ada cukup untuk mengatasinya. Karena jumlah petugas yang ada ini sangat terbatas, jadi tidak mungkin dapat mengatasi sepenuhnya mengenai kerumunan yang terjadi.

“Jadi hal ini kami serahkan kembali kepada kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (oiq)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button