RAMADAN

8 Dai Dikirim Bertugas ke Kalbar, Ini Misi Strategis yang Didakwahkan

Memberi Pemahaman Esensi Agama Dan Ideologi Negara

Kamaruddin mengingatkan, tidak boleh ada warga negara yang merasa beragama atau karena alasan agamanya lantas mengkhianati ideologi dan institusi Pancasila. Sebab, pengingkaran tersebut akan mengakibatkan perpecahan.

”Kalau negara ini kacau dan tidak damai, kita tidak bisa menjalankan agama kita dengan baik dan tenang,” ucap Kamaruddin. Dia mencontohkan negara yang sedang menghadapi perang secara otomatis tidak bisa menjalankan ibadah dengan maksimal. Sehingga tugas pendakwah menjadi sangat vital untuk mencerdaskan bangsa.

”Kekacauan di suatu negara membuat warganya tidak bisa menjadi hamba dan khalifah yang maksimal. Di sinilah tugas para ustad untuk memberi pemahaman terkait esensi agama dan ideologi negara,” papar Kamaruddin.

Sebelumnya, seleksi dai perbatasan di lakukan pada 7–15 Maret 2022 dengan jumlah pendaftar 183 orang. Peserta yang lulus seleksi sebanyak 8 orang, yakni Rendi Tanjung (Tangerang), Andhyca Nur (Jakarta), Ihya Ulumuddin (Purwakarta), Saiful Amar (Semarang), Syarif Habibie Al-Qadrie (Kalbar), Trisno (Kalbar), Maptuh Supriyadi (Tasikmalaya), dan Kamaludin Umar (Cirebon).(Di kutip dari JawaPos.com/tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button