Antusias Vaksinasi Anak Cukup Tinggi

LEPAS BALON: Bunda PAUD Kalimantan Tengah Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran memotong tali saat pelepasan balon sebagai tanda diselenggarakannya vaksinasi anak usia 6-11 tahun di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (31/12) lalu.
LEPAS BALON: Bunda PAUD Kalimantan Tengah Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran memotong tali saat pelepasan balon sebagai tanda diselenggarakannya vaksinasi anak usia 6-11 tahun di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (31/12) lalu.

PALANGKA RAYA,kalteng.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (31/12) lalu. Pencanangan vaksinasi untuk anak di lingkup Pemprov Kalteng ini dibuka oleh Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kalimantan Tengah Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran.

Bunda PAUD Kalteng Yulistra Ivo mengatakan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun pada dasarnya sudah dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota di Kalteng dan kick off sudah dilaksanakan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Dia menyebutkan, bahwa vaksinasi anak usia 6-11 ini mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat.

“Hari ini (Jumat, red) kami membuka target 500 dosis vaksinasi, tetapi antusiasme masysarakat sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi maka capaian vaksinasi mencapai 1.000 dosis,” katanya. Perempuan yang juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalteng ini menyebutkan, anak-anak yang sudah divaksin per Jumat (31/12) lalu sudah mencapai 19 ribu orang. Pihaknya berharap agar vaksiansi anak ini terus meningkat pada 2022.

Baca Juga:  Apresiasi BPPRD Siapkan Strategi Pengoptimalan PAD

“Tentunya, tujuan vaksinasi ini selain menghindarkan anak-anak dari Covid-19, juga sebagai persiapan bagi anak-anak yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM),” tegasnya. Perempuan yang biasa disapa Ivo ini berharap, saat anak-anak nanti melaksanakan PTM sudah memiliki kekebalan tubuh. Apabila nanti semakin banyak anak yang divaksin maka harapannya dapat tercipta kekebalan kelompok.

“Vaksin yang diberikan kepada anak-anak merek sinovac yang sudah teruji keamanannya. Jadi mohon dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas bahwa vaksin ini aman,” harapnya. Menurut Ivo, vaksinasi ini sebagai bentuk usaha mencegah diri dari paparan Covid-19. “Namun demikian, penerapan protokol ksehatan (prokes) harus tetap dijalankan dengan baik,” pungkasnya. (abw/ens)