Tetap Perketat Aturan Prokes Jelang Nataru

Tetap Perketat
SAMBUTAN :Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo saat menghadiri pelantikan KAHMI Kalteng, Selasa (7/12/2021).

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Tetap perketat aturan prokes jelang Nataru. Meski Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pusat membatalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 menjelang Hari Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) memastikan segala aktivitas masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo usai menghadiri pelantikan KAHMI Kalteng, Selasa (7/12/2021).

Dimana pedoman yang telah di intruksikan oleh pemerintah pusat perihal pengawasan, ditegaskannya akan tetap dijalankan.
“Memang informasi terbaru PPKM level 3 dibatalkan, tapi pedoman dari pusat tetap akan dijalankan,” kata Wagub.

Ada sejumlah alasan mendasar pemerintah tetap memperketat Prokes. Diantaranya berkaitan dengan varian baru Covid-19, yakni Omicron yang sudah terdeteksi di sejumlah negara hingga menjadi kewaspadaan pemerintah pusat.


“Imbauan dari pusat kan sudah jelas, petunjuknya kita jalankan agar varian baru ini tidak masuk. Maka menjelang Nataru nanti, pengawasan tetap dilakukan biarpun pemerintah tidak memberlakukan PPKM level 3,” ucapnya.

Baca Juga:  Terima Audiensi Tim Penguji Calon Direksi PDIM


Selain itu lanjutnya, Pemprov juga harus mempertimbangkan tren kasus penularan Covid-19 yang sedang terjadi saat ini. Kendati kasus menurun, namun laporan terakhir menyebutkan Kabupaten Kapuas masih dalam posisi zona level 3.

Disebutkan Wagub, jika Kabupaten Kapuas menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kalteng yang masih berstatus level 3. Sementara untuk kabupaten dan kota lainnya sudah berada di level 1 dan 2, karena berkaitan dengan capaian vaksinasi Covid-19 yang sudah berada di atas 50 persen.

“Kapuas satu-satunya kabupaten di Kalteng yang capaian vaksinasinya masih rendah, makanya pengetatan tetap kita jalankan. Jangan sampai kita lengah, maka dari itu kabupaten dan kota diingatkan memantau daerahnya masing-masing,”tutup Wagub. (pra)