
Klaster Penyebaran Covid-19 Di Kalteng Hampir Tak Ada Lagi
“Puncak kasus yang pernah terjadi di Kalteng yakni 1.800 kasus dalam satu pekan. Pekan ini melebihi angka puncak itu,” kata nya saat di konfirmasi, kemarin (1/8).
Di ungkapkannya, pihaknya memang belum memiliki data rincinya karena hanya dikeluarkan seminggu sekali. Namun berdasarkan data per Sabtu sore, penambahan kasus konfirmasi mencapai angka dua ribuan.
“Data mingguan belum masuk semuanya, baru nanti malam (tadi malam, red) semua data masuk. Hanya saja per Sabtu sore ada 2.000- an kasus baru pertumbuhannya,” ungkapnya kepada Kalteng Pos. Di jelaskan Rini, saat ini klaster klaster penyebaran Covid-19 di Kalteng hampir tak ada lagi. 85 persen penularan saat ini terjadi karena transmisi lokal.
“Artinya penyebarannya sudah merata di Kalteng ini,” jelasnya. “Karena saat ini transmisi lokal meningkat, maka bisa di lakukan screening di kelompok masyarakat hingga keluarga,” tegasnya. (sja/abw/ce/ala)



