PANDEMIUtama

Palangka Raya Zona Merah, 11 Kabupaten Zona Oranye

Kalteng Tidak Baik-Baik Saja

Upaya penanganan harus dari dasarnya, supaya jangan ada banyak warga yang di rawat di rumah sakit. Melihat penambahan angka kasus akhir-akhir ini, sejumlah rumah sakit (RS) mulai kewalahan.

Ada RS yang bed occupancy rate (BOR) atau tempat tidurnya sudah 90 persen. Ada yang 70 persen. Bahkan ada 4 atau 5 rumah sakit besar di Kalteng yang BOR-nya di atas 50 persen. Ini menjadi peringatan yang harus di waspadai lebih dini.

“Kalau di bilang Kalteng tidak baik-baik saja, ya iya. Enggak hanya Kalteng saja, tapi semua daerah,” tutupnya. Penambahan jumlah pasien terkonfi rmasi positif Covid-19 di Kalteng yang cukup tinggi mendorong pemerintah bersama unsur forkopimda menempuh berbagai upaya penanganan.

Pertama yang perlu di lakukan adalah memperkuat penerapan PPKM Mikro melalui optimalisasi posko Covid-19 yang telah terbentuk di tiap daerah.

“Ini sangat penting demi mendorong kesadaran masyarakat agar selalu berdisiplin menjalankan protokol kesehatan,” ungkap Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo saat apel gabungan. Dalam rangka peningkatan upaya penanganan Covid-19 dan percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Selasa (5/7).

Langkah lain yang di tempuh adalah memperketat pengawasan mobilisasi orang keluar dan masuk wilayah Kalteng dan mempercepat pencairan anggaran penanganan Covid-19. Dalam menjalankan tugas pengawasan operasi yustisi dan penegakan hukum. Pemprov Kalteng mengharapkan TNI-Polri dapat melaksanakannya secara tegas dengan selalu mengedepankan langkah persuasif.

“Pandemi ini akan mudah di kendalikan dengan baik jika ada kebersamaan dan gotong- royong semua pihak serta di iringi doa. Dengan demikian di harapkan perekonomian masyarakat Kalteng perlahan pulih kembali,” tuturnya.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button