BKKBN Sosialisasi Advokasi dan KIE Bangga Kencana

PALANGKA RAYA kalteng.co – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar sosialisasi advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) peningkatan kesertaan dan pembinaan ber-KB, bersama mitra kerja perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng tahun anggaran 2020, di Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Selasa (10/11).
Kegiatan ini diikuti ibu-ibu dan bapak-bapak dengan antusias. Ditambah, ada doorprize yang diberikan. Seperti hp, dispenser, kipas angin dan kompor gas. Selain itu ada pula pemberian 250 paket sembako kepada masyarakat setempat.
Paket ini diserahkan secara simbolis oleh Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN H Nofrizal SP MA, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng Mhd Irzal SE ME didampingi Kepala Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Palangka Raya, Drs Sahdin Hasan dan Camat Bukit Batu.
H Nofrizal SP MA mengatakan, sekarang produk BKKBN namanya adalah program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). “Itu lah yang menjadi tugas baru BKKBN. Jadi tidak hanya bekerja untuk KB mengenai kelahiran menggunakan kontrasepsi, tetapi juga membangun keluarga berkualitas,” tuturnya.
Untuk membangun keluarga berkualitas, lanjut dia, ada yang harus ditingkatkan. Pertama meningkatkan kepesertaan KB, kesertaan mengendalikan kelahiran menggunakan kontrasepsi atau mengendalikan kelahiran dengan mendewasakan usia perkawinan. Kedua, meningkatkan kesertaan pembangunan keluarga dan ketiga meningkatkan partisipasi masyarakat di bidang kependudukan.
Selain itu, lanjut dia, memulainya kehidupan anak harus dipersiapkan selama 1000 hari pertama kehidupan. Mulai dari periode kehamilan hingga anak berumur dua tahun. Anak hendaknya cukup gizi, bersama sang ibu untuk disusui dan diimunisasi dasar lengkap untuk menghindari stunting.
Ia menegaskan, program Bangga Kencana merupakan upaya mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat, melalui berbagai kelompok kegiatan di masyarakat, seperti BKB, bina keluarga muda, Bina Keluarga Lanjut Usia dan usaha ekonomi produktif.
“Pengendalian kelahiran di Kalimantan Tengah sudah jauh di atas rata-rata nasional. Jadi pandangan kami terhadap pembangunan keluarga sudah dimulai di sini. Inilah yang harus kita jaga untuk ditularkan kepada generasi berencana,” tuturnya.
Kelurahan Marang menjadi kampung KB sejak 2017. Di bawah binaan BKKBN Kalteng, ibu-ibu binaan diberikan pelatihan dan sekarang sudah memiliki produk sendiri.
Kegiatan yang dikemas oleh Javas Production ini berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (kom/aza/b5)



