BeritaHIBURANMETROPOLIS

Strategi Pinkan Mambo Raup Cuan di Era Digital Lewat Aksi ‘Ngamen’ Live Medsos

KALTENG.CO-Baru-baru ini, jagat media sosial dihebohkan dengan aksi Pinkan Mambo yang terlihat asyik bernyanyi dan berjoget di pinggir jalan kawasan Tangerang. Sambil melakukan siaran langsung (live) di media sosial, mantan rekan duet Maia Estianty ini tampak tak canggung menghibur pejalan kaki demi mendapatkan “saweran”.

Aksi ini lantas memicu beragam spekulasi dari netizen. Banyak yang merasa iba dan penasaran, apakah kondisi ekonomi Pinkan sedemikian sulit hingga ia harus turun ke jalan?

Klarifikasi Pinkan Mambo: “Harga Aku Tetap Rp 200 Juta!”

Menanggapi tudingan miring bahwa dirinya sudah tidak laku lagi di industri hiburan, Pinkan Mambo angkat bicara dengan nada tegas. Ia menepis kabar bahwa dirinya jatuh miskin. Sebaliknya, Pinkan mengklaim bahwa jadwal panggung off-air miliknya masih cukup padat.

“Orang yang negative thinking nggak usah ngundang Pinkan, harga aku tetap Rp 200 juta,” tegasnya.

Bahkan, penyanyi bersuara serak khas ini sesumbar akan terus menaikkan tarif manggungnya. Baginya, harga tersebut adalah simbol kualitas yang ia miliki sebagai seorang diva yang telah lama melintang di dunia musik tanah air.

Alasan Memilih “Panggung” Pinggir Jalan

Jika masih laku dan dibayar mahal, lantas mengapa Pinkan memilih panas-panasan di pinggir jalan? Pinkan mengaku bahwa keputusannya ini didasari oleh rasa jenuh dengan rutinitas panggung formal yang biasa ia jalani selama puluhan tahun.

  • Eksperimen Baru: Pinkan ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dan lebih dekat dengan penggemar.

  • Tantangan Adrenalin: Baginya, bernyanyi di ruang publik tanpa sekat adalah dunia baru yang menantang.

  • Bosan dengan Protokol Panggung: Ia merasa lebih bebas berekspresi saat berinteraksi langsung dengan warga di jalanan.

Penghasilan Fantastis dari “Ngamen” Digital

Jangan salah sangka, meski terlihat sederhana, pendapatan Pinkan dari aksi turun ke jalan ini ternyata sangat menggiurkan. Ia mengungkapkan bahwa dalam satu kali aksi selama beberapa jam, ia bisa meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

Sumber penghasilannya terbagi menjadi dua:

  1. Saweran Langsung: Uang tunai yang diberikan oleh warga atau pengendara yang melintas.

  2. Saweran Virtual: Gift atau hadiah dari penonton setianya saat melakukan live streaming di media sosial.

Kombinasi antara aksi lapangan dan pemanfaatan fitur digital inilah yang membuat pundi-pundi rupiahnya tetap mengalir deras meski tidak sedang berada di panggung besar.

Ambisi Go International: Tur Keliling Dunia

Di balik aksi nyentriknya di pinggir jalan Tangerang, Pinkan Mambo ternyata menyimpan mimpi yang sangat besar. Ia tidak ingin berhenti di level lokal saja. Pinkan secara terang-terangan mengungkapkan ambisinya untuk menggelar tur di berbagai negara.

“Aku mikirnya gimana melakukan tur keliling dunia dan ini adalah dunia baru, dunia yang butuh tantangan,” pungkasnya.

Meski menyadari bahwa menembus pasar internasional bukan perkara mudah, Pinkan optimis bahwa kerja keras dan keberaniannya mencoba hal-hal unik akan membawanya ke panggung global di masa depan. (*/tur)

Related Articles

Back to top button