Sah! Domino Resmi Masuk KONI, Era Baru Olahraga Strategi Dimulai

JAKARTA, Kalteng.co – Permainan domino kini resmi tercatat sebagai cabang olahraga prestasi nasional setelah disahkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang berlangsung di Jakarta, Rabu (20/5/2026) malam. Keputusan tersebut menjadi sejarah baru bagi perkembangan olahraga domino di Indonesia.
Pengesahan itu sekaligus menandai bergabungnya Federasi Olahraga Domino Nasional atau ORADO ke dalam naungan KONI. Selama ini domino dikenal sebagai permainan masyarakat yang identik dengan hiburan dan aktivitas santai di berbagai daerah. Namun kini, domino mulai diarahkan menjadi olahraga berbasis strategi dan kompetisi profesional.
Ketua Pengurus Provinsi ORADO Kalimantan Tengah, Rusdi, menyambut positif keputusan nasional tersebut. Ia menilai pengakuan dari KONI menjadi langkah penting dalam membuka ruang pembinaan atlet domino secara lebih terstruktur di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, ORADO resmi diterima sebagai cabang olahraga di bawah naungan KONI melalui Rakernas KONI tahun 2026 di Jakarta. Ini menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga domino nasional,” ujarnya.
Menurut Rusdi, perjuangan panjang berbagai pengurus ORADO di daerah akhirnya membuahkan hasil. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan komunitas domino, khususnya di Kalimantan Tengah, yang selama ini aktif mendukung perkembangan olahraga tersebut.
Ia menjelaskan, domino bukan sekadar permainan biasa, melainkan olahraga yang membutuhkan kemampuan berpikir cepat, strategi, konsentrasi tinggi, hingga komunikasi antarpemain dalam membaca pola permainan lawan. “Domino memiliki unsur sportivitas, strategi, dan kecerdasan. Karena itu kami optimistis olahraga ini dapat berkembang dan diminati masyarakat luas,” katanya.
Dengan status baru sebagai cabang olahraga prestasi, ORADO kini memiliki peluang lebih besar untuk menyelenggarakan pembinaan atlet, kompetisi resmi, hingga membuka jalan agar domino dapat dipertandingkan pada ajang olahraga tingkat daerah maupun nasional.
Keputusan Rakernas KONI tersebut juga diharapkan mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap permainan domino yang selama ini hanya dianggap sebagai hiburan semata. Ke depan, domino diproyeksikan menjadi salah satu olahraga prestasi yang mampu melahirkan atlet-atlet berdaya saing dan membawa nama Indonesia di berbagai kejuaraan. (pra)



