AKHIR PEKANBeritaFAMILYLife StyleMETROPOLIS

Rahasia Mengajak Anak Mau Bercerita Lebih Banyak: Ubah Pertanyaanmu!

KALTENG.CO-Pernahkah Anda merasa penasaran dengan kegiatan anak di sekolah, tapi ketika ditanya, “Gimana harimu?” jawabannya cuma “Biasa aja” atau bahkan hanya anggukan kecil?

Padahal, sebagai orang tua, Anda pasti ingin sekali tahu: “Apa yang mereka pelajari hari ini?”, “Apakah mereka bahagia?”, atau “Apakah ada sesuatu yang mengganggu mereka?”.

Jika Anda mengalaminya, Anda tidak sendiri. Banyak orang tua mengalami hal yang sama. Rasanya seperti mencoba membuka pintu yang terkunci rapat. Tapi tenang, kuncinya bukan pada seberapa sering Anda bertanya, melainkan bagaimana Anda bertanya.

Pertanyaan seperti “Gimana harimu?” terdengar seperti basa-basi bagi anak. Mereka sudah terlalu sering mendengarnya dan tidak merasa perlu menjawab panjang lebar. Jika Anda ingin anak bercerita lebih banyak, coba ubah pertanyaan Anda menjadi lebih terbuka, spesifik, dan menarik. Pertanyaan yang memancing rasa ingin berbagi, bukan sekadar jawaban singkat.

Strategi Jitu Mengajak Anak Berbagi Cerita

Mengutip dari YouTube Parenting Hacks Mobile, berikut beberapa contoh pertanyaan yang bisa Anda coba. Siapa tahu, dari yang awalnya cuma satu jawaban, tiba-tiba anak Anda jadi ngobrol panjang dan seru banget!

1. Pertanyaan yang Mendorong Detail Positif

  • “Hal apa yang paling seru kamu lakukan hari ini di sekolah?”
    • Mengapa efektif: Pertanyaan ini langsung mengarahkan anak untuk mengingat momen positif dan biasanya lebih mudah untuk dibagikan.
  • “Siapa yang bikin kamu ketawa hari ini?”
    • Mengapa efektif: Mengajak anak mengingat interaksi sosial yang menyenangkan. Mereka mungkin akan bercerita tentang teman atau guru yang lucu.
  • “Apa hal terbaik yang kamu pelajari atau temukan hari ini?”
    • Mengapa efektif: Fokus pada aspek pembelajaran atau penemuan, yang bisa memicu cerita tentang pelajaran atau proyek menarik.

2. Pertanyaan yang Memancing Opini dan Perasaan

  • “Kalau kamu bisa mengubah satu hal di sekolah hari ini, apa itu?”
    • Mengapa efektif: Memberi ruang bagi anak untuk mengungkapkan hal yang mungkin kurang menyenangkan atau ide kreatif mereka.
  • “Apa yang paling kamu sukai dari makan siangmu hari ini?”
    • Mengapa efektif: Pertanyaan sederhana yang bisa membuka pintu percakapan tentang rutinitas atau preferensi mereka.
  • “Apakah ada sesuatu yang membuatmu berpikir keras hari ini?”
    • Mengapa efektif: Mengajak anak merenungkan pengalaman atau pelajaran yang menantang pikiran mereka.

3. Pertanyaan yang Membuka Ruang untuk Masalah atau Tantangan

  • “Apakah ada yang bikin kamu merasa sedikit kesal atau sedih hari ini?”
    • Mengapa efektif: Memberi izin bagi anak untuk mengungkapkan emosi negatif tanpa merasa dihakimi.
  • “Apakah ada yang perlu kamu ceritakan kepadaku tentang teman-temanmu?”
    • Mengapa efektif: Terkadang, masalah sosial menjadi beban terbesar anak. Pertanyaan ini bisa membuka percakapan penting.
  • “Apa hal paling sulit yang kamu lakukan hari ini?”
    • Mengapa efektif: Fokus pada tantangan, menunjukkan bahwa Anda peduli dengan perjuangan mereka, bukan hanya keberhasilan.
https://kalteng.co
1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button