BeritaPEMKAB BARITO UTARA

Bupati Barito Utara Tinjau Proyek Water Front City, Targetkan Jadi Ikon Baru Penataan Kota Muara Teweh

MUARA TEWEH, Kalteng.co – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST, MT, meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan strategis di Kabupaten Barito Utara, dengan fokus utama pada kawasan Water Front City (WFC) yang berada di ujung Jembatan Hasan Basri. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan dan penataan wajah Kota Muara Teweh.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin (13/7), Bupati didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md, Sekretaris Daerah Muhlis, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran seluruh pihak bertujuan memastikan sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Selain meninjau kawasan Water Front City, rombongan juga mengecek eks lokasi Bandara Lama untuk melihat potensi pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan program penataan kota.

Bupati Shalahuddin menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Menurutnya, pembangunan Water Front City harus dilakukan dengan perencanaan yang matang agar mampu menjadi ikon baru sekaligus kebanggaan masyarakat. “Pastikan pengerjaan dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” tegas Shalahuddin.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan Water Front City tidak hanya bertujuan menghadirkan ruang publik yang nyaman dan representatif bagi masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik baru bagi sektor investasi dan pariwisata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, penataan kawasan perkotaan yang rapi, modern, dan estetis akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan publik sekaligus meningkatkan citra Kota Muara Teweh. “Pembangunan ini adalah upaya nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan publik dan memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan, memperbaiki aksesibilitas, serta menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertata dan nyaman.

Melalui pengembangan kawasan Water Front City yang terintegrasi, pemerintah berharap Muara Teweh memiliki ikon baru yang tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menjadi pusat aktivitas masyarakat, destinasi wisata, serta penggerak pertumbuhan ekonomi di Barito Utara.(aza)

Related Articles

Back to top button