BeritaKASUS TIPIKORNASIONAL

Klarifikasi Ustaz Khalid Basalamah Soal Pemeriksaan KPK: Tegaskan Bukan Tersangka Kasus Korupsi Haji!

KALTENG.CO-Dai kondang Ustaz Khalid Basalamah akhirnya angkat bicara terkait pemeriksaannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (23/6/2025).

Pemeriksaan ini, yang sempat menjadi sorotan publik, terkait dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi kuota haji.

Melalui kanal YouTube resminya, Khalid Basalamah Official, Ustaz Khalid memberikan pernyataan klarifikasi yang tegas. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di KPK adalah murni sebagai saksi dan merupakan bentuk ketaatan kepada pemerintah, bukan karena dirinya berstatus sebagai tersangka.

Ketaatan Kepada Pemerintah Sebagai Landasan

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan landasan sikapnya tersebut. “Konsep dasar Ahlus Sunnah wal Jamaah dan antum duduk di majelis ilmu seperti ini, belajar tentang konsep Ahlus Sunnah wal Jamaah. Yaitu kita taat kepada Wali Amr, taat pada pemerintah.

Landasan hukumnya adalah surat An-Nisa ayat 59, yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah, taatlah kepada Rasul dan kepada pemimpin di antara kalian. Itu yang kami pegangi,” kata Khalid Basalamah, dikutip pada Minggu (29/6/2025).

Ia menambahkan, kedatangannya ke gedung KPK merupakan wujud kepatuhan terhadap hukum dan undangan resmi dari lembaga negara.

Bukan Tersangka, Hanya Saksi

Ustaz Khalid dengan tegas membantah statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. “Pada saat teman-teman KPK meminta saya untuk datang, saya datang sebagai bentuk ketaatan kepada pemerintah, dan itu adalah kewajiban. Tapi yang perlu digarisbawahi, saya datang bukan sebagai tersangka,” tegasnya.

Untuk memperkuat pernyataannya, Ustaz Khalid Basalamah memberikan perbandingan visual yang sering terlihat di media. “Kalau tersangka bukan begitu modelnya. Antum sudah tahu, pakai baju apa di KPK-kan kalau tersangka,” ungkapnya, merujuk pada rompi oranye yang biasa dikenakan tersangka KPK.

Peran Ustaz Khalid Basalamah dalam Pelaksanaan Haji

Khalid Basalamah juga menepis kabar keterlibatannya dalam pusaran korupsi kuota haji. Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki jabatan struktural di Kementerian Agama. Perannya hanyalah sebagai praktisi lapangan dalam pelaksanaan ibadah haji melalui travel yang dikelolanya.

“Saya nggak ada foto di situ, saya nggak ada statement di situ. Saya diundang untuk datang dan saya warga Indonesia yang patuh. Apa yang mereka butuhkan, informasi kami sampaikan sebatas itu. Jadi tidak ada hubungannya saya dengan korupsi, ya. Jauh sekali,” paparnya.

“Saya bukan Menteri Agama, saya bukan eks Menteri Agama, saya bukan staf di Kementerian Agama yang mengurus semua ini. Saya tidak ada hubungannya. Saya salah satu praktisi di lapangan yang kebetulan Allah amanahkan travel juga melaksanakan ibadah haji. Jadi teman-teman saya waktu diundang membutuhkan informasi itu,” tambahnya.

Konfirmasi Status dengan Penyidik KPK

Lebih lanjut, Ustaz Khalid Basalamah mengaku sempat memastikan langsung statusnya kepada tim penyelidik KPK saat dimintai keterangan. “Saya waktu diundang, saya tanya kepada penyidiknya, ‘Saya ini tersangka?’ ‘Oh nggak bukan, Ustad. Kami hanya mengundang Ustad hanya untuk ditanya-tanya’. Mungkin ada yang butuh disampaikan yang diketahui tentang masalah haji dan kuotanya,” pungkasnya.

Dengan klarifikasi ini, Ustaz Khalid Basalamah berharap tidak ada lagi kesalahpahaman atau informasi yang keliru mengenai pemeriksaannya oleh KPK. (*/tur)

https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button