Buntok
Tekan Penyebaran Covid-19, Masjid Tangguh Diresmikan

Kedisplinan prokes yang wajib diterapkan, kata orang nomor satu dijajaran polres Barsel itu, seperti tempat mencuci tangan, thermo gun, banner imbauan dan membuat tanda pembatas antar jemaah ketika sedang salat.
“Tujuan semua itu sebagai ikhtiar menghindari munculnya klaster baru di masjid,” kata Kapolres.
Mantan Kapolres Kobar itu berharap, dalam pengembangan program Masjid Tangguh diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk bergotong-royong dan berdisiplin diri dengan budaya baru dalam penerapan prokes.
“Dengan menerapkan prokes secara disiplin, maka catatan angka pasien terkonfirmasi positif di Barsel dapat diminimalisir, “tegasnya. (ner)



