Hukum Dan Kriminal

Oknum Satpam Dibina Polisi Akibat Kirim Foto dan Pesan Tak Senonoh ke Mahasiswi

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Oknum satpam dibina polisi akibat kirim foto dan pesan tidak senonoh ke mahasiswi. Pembinaan itu dilakukan Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng.

Kejadian ini berawal saat korban diketahui dengan nama samaran Bunga ini mengadu. Wanita berusia 20 tahun itu melaporkan ke Ipda Shamsuddin selaku Ketua Tim Virtual Police. 

Perempuan yang sehari-harinya berstatus mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Palangka Raya ini tidak terima telah mendapatkan kiriman foto dan pesan tidak senonoh melalui aplikasi whatsapp. 

“Saya dikirimi foto alat vital dan dia ngirim pesan mesum di whatsapp pak. Dia juga minta kirimi bagian tubuh sensiitif saya,” kata Bunga kepada awak media, Rabu (29/11/2023). 

Dalam kesempatan tersebut, Bunga mengucapkan terima kasih kepada Cak Sam yang telah memberikan respon cepat dalam menindaklanjuti aduannya sehingga tak berlanjut panjang dan merugikan dirinya sendiri.

“Beruntung saya cepat melapor Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng sehingga segera ditindak lanjuti. Oknum yang mengirimkan pesan dan foto itu juga mengaku bersalah,” tandasnya.

Untuk diketahui, setelah menerima laporan itu Cak Sam kemudian memanggil GR (23) selamu oknum Satpam di Palangka Raya untuk dilakukan pembinaan dan mediasi.

Setelah diberikan pembinaan, GR menyadari kesalahannya dan meminta maaf ke Bunga serta berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Masyarakat juga diimbau untuk stop tanpa busana di depan kamera karena jejak digital tidak bisa dihapus. (oiq)

https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button