Persiapkan Masa Depan, Disdalduk KB P3A Barito Utara Ajak Remaja Jadi Generasi Berencana (GenRe)

MUARA TEWEH, Kalteng.co-Masa remaja merupakan fase krusial dalam menentukan arah masa depan seseorang. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB P3A) mendorong para remaja untuk mulai menyusun perencanaan hidup sejak dini.
Melalui program Generasi Berencana (GenRe), pemerintah berkomitmen menciptakan generasi muda yang berkualitas, cerdas, dan bebas dari permasalahan sosial.
Edukasi Interaktif Melalui Siaran Radio
Sebagai bentuk nyata dalam menjangkau generasi muda hingga ke pelosok, Disdalduk KB P3A Barito Utara menggandeng LPPL Batara FM dalam sebuah dialog interaktif belum lama ini.
Langkah ini diambil karena radio dinilai masih menjadi media yang sangat efektif untuk menyebarkan informasi positif kepada masyarakat luas, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Kepala Disdalduk KB P3A Barito Utara, Silas Patiung, menekankan bahwa perencanaan yang matang mencakup tiga pilar utama:
Pendidikan: Fokus pada penuntasan jenjang sekolah dan pengembangan diri.
Karier: Menyiapkan keahlian untuk masa depan profesional.
Kehidupan Berkeluarga: Memahami pentingnya usia matang sebelum memutuskan menikah.
“Melalui program GenRe, kami mendorong generasi muda untuk menjauhi tiga risiko utama: pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba,” tegas Silas Patiung di sela-sela siaran di Muara Teweh.
Peran Lingkungan dalam Tumbuh Kembang Remaja
Silas juga menambahkan bahwa kesuksesan program GenRe tidak bisa lepas dari dukungan ekosistem di sekitar remaja. Peran keluarga sebagai madrasah utama, sekolah sebagai tempat menimba ilmu, dan lingkungan pergaulan sangat menentukan apakah seorang remaja mampu menjadi individu yang berdaya saing atau tidak.
Duta GenRe sebagai Agen Perubahan
Dalam dialog tersebut, hadir pula Hanif Farizha Ghani dan Sarah Dwiyanti, yang merupakan Duta GenRe Barito Utara 2025. Sebagai perwakilan kaum muda, keduanya berbagi pengalaman tentang bagaimana menjadi agen perubahan (agent of change) di kalangan sebaya.
Hanif menuturkan bahwa kolaborasi dengan LPPL Batara FM adalah langkah cerdas untuk memastikan pesan-pesan positif GenRe sampai ke telinga remaja di desa-desa. Sementara itu, Sarah menekankan pentingnya kesehatan reproduksi sebagai bekal masa depan.
“Menjadi remaja yang berencana adalah langkah awal dalam mewujudkan generasi berkualitas. Kami berharap semakin banyak remaja di Barito Utara yang terlibat aktif dalam kegiatan positif dan pengembangan potensi diri,” ungkap Sarah Dwiyanti.
Fokus Masa Depan: Sehat, Cerdas, dan Ceria
Dengan adanya edukasi mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga dan pengembangan potensi diri, Disdalduk KB P3A berharap angka pernikahan dini di Kabupaten Barito Utara dapat ditekan secara signifikan. Sinergi antara pemerintah, media, dan Duta GenRe diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi remaja untuk tumbuh dan meraih cita-cita mereka. (hms)



