Polda Kalteng Tanam Jagung di Lahan Sawit 128 Hektare, Dukung Program Swasembada Pangan 2026

PULANG PISAU, Kalteng.co – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan sektor swasta, Polda Kalteng meluncurkan langkah inovatif guna mendorong terwujudnya swasembada pangan pada tahun 2026.
Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta perusahaan swasta PT Menteng Kencana Mas (MKM). Kolaborasi ini di wujudkan melalui pemanfaatan lahan sela di perkebunan kelapa sawit untuk budidaya tanaman pangan.
Kegiatan ini di tandai dengan Tanam Raya Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang di pusatkan di area perkebunan sawit milik PT MKM di Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (7/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Polda Kalteng melakukan penanaman jagung di lahan sela sawit seluas sekitar 128 hektare.
Pemanfaatan lahan di antara tanaman sawit ini di nilai sebagai strategi efektif untuk meningkatkan produksi pangan tanpa harus membuka lahan baru, sekaligus mengoptimalkan potensi lahan perkebunan yang ada.
Polda Kalteng Akan Terus Mendorong Keterlibatan
Acara tersebut turut di hadiri oleh Gubernur Agustiar Sabran serta Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan. Keduanya memberikan apresiasi kepada PT MKM yang telah memberikan dukungan dengan membuka akses lahan perkebunan untuk mendukung program ketahanan pangan.
Kapolda Kalteng menegaskan bahwa keterlibatan dunia usaha sangat penting dalam memperkuat kemandirian pangan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan sektor swasta merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kerja sama dengan dunia usaha seperti ini menjadi contoh nyata kontribusi sektor swasta dalam mendukung kedaulatan pangan, khususnya di Kalimantan Tengah,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, Polda Kalteng akan terus mendorong keterlibatan lebih banyak pelaku usaha di wilayah tersebut untuk ikut serta dalam program serupa. Dukungan kepolisian, lanjutnya, tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga melalui koordinasi lintas sektor, pengawalan distribusi hasil pertanian, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan perkebunan.
Langkah ini di harapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah perkebunan. (pra)



