Ungkap Tragedi Desa Bangkal, Polisi Terapkan Metode Scentific Crime Investigation

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ungkap Tragedi Desa Bangkal, polisi terapkan metode Scentific Crime Investigation. Hingga kini kepolisian khususnya Polda Kalteng terus dituntut untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Wadirkrimum Polda Kalteng AKBP Devy Firmansyah mengungkapkan, bahwa hingga saat ini proses penyelidikan terhadap tragedi yang terjadi di Desa Bangkal itu masih terus berjalan.
“Dari awal kami telah menangani kasus itu dari hulu hingga ke hilir. Untuk dapat mengungkapnya, kami menggunakan metode scientific crime investigation,” sebutnya.
Pada dugaan kasus penembakan yang terjadi atas korban meninggal dunia bernama Gijik (35), memerlukan penanganan yang sangat detail. Oleh sebab itu pihaknya melibatkan Puslabfor untuk melaksanakan uji balistik terkait proyektil yang ditemukan pada tubuh korban.
“Hingga saat ini kami masih menunggu hasil dari uji baliktik yang sedang dilakukan oleh Mabes Polri. Karena yang dapat mengungkapkan dalam kasus ini adalah Puslabfor Polri yang sedang melakukan uji balistik tersebut,” paparnya.
Pihaknya juga turut melakukan pemeriksaan 45 anggota pengamanan yang ada di lokasi kejadian dan sejumlah masyarakat setempat. Diperiksanya masyarakat tentu untuk mengetahui bagaimana kejadian tersebut.
Untuk melakukan penyelidikan, pihaknya tidak hanya melakukan komunikasi tidak bisa satu arah, karena ada masyarakat saat kejadian tersebut terjadi. Pihaknya ingin mengetahui seperti apa dan bagaimana kejadian tersebut terjadi, agar informasi berkembang dan tidak bias.
“Tim Puslabfor juga masih melakukan pemeriksaan uji balistik terhadap senjata yang dipergunakan pada kasus tersebut. Saat ini sudah ada sekitar 35 senjata yang dilakukan uji,” tutupnya. (oiq)



