Tinjau Lokasi Kebakaran di Muara Teweh, Bupati Shalahuddin: Korban Harus Segera Dibantu!

MUARA TEWEH, Kalteng.co-Musibah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Merak, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara pada Rabu malam (7/1/2026).
Merespons cepat kejadian tersebut, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, langsung turun ke lokasi pada Kamis pagi (8/1/2026) untuk meninjau dampak kerusakan dan memastikan kondisi para korban.

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini didampingi oleh kerabat pemilik rumah serta jajaran instansi terkait. Dalam kunjungannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan warga yang tertimpa musibah menunggu lama untuk mendapatkan bantuan.
Penyaluran Bantuan Tanpa Tunda
Bupati H. Shalahuddin menginstruksikan Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) untuk segera mengeksekusi penyaluran bantuan darurat.
“Berapa jumlah korban terdampak, tadi saya sudah koordinasikan dengan Kepala Dinsos untuk segera disalurkan bantuan secepatnya,” tegas Bupati H. Shalahuddin di sela-sela peninjauannya.
Kepala Dinsos-PMD Barito Utara, Suparmi A. Aspian, yang berada di lokasi memberikan jaminan bahwa pendataan telah rampung. Pihaknya memastikan bantuan sementara bagi empat korban terdampak langsung akan diserahkan pada siang hari ini juga.
“Sudah kami data langsung, jadi benar siang ini juga akan kami serahkan bantuan kepada pemilik rumah sekaligus toko di Jalan Merak ini,” jelas Suparmi.
Kronologi Si Jago Merah di Jalan Merak
Kebakaran mulai berkobar pada Rabu malam sekitar pukul 23.20 WIB. Di tengah guyuran hujan gerimis, api dengan cepat melalap bangunan kayu yang berfungsi sebagai hunian sekaligus tempat usaha.
Berdasarkan data di lapangan, dampak kebakaran meliputi:
7 buah kios terdampak (3 di antaranya ludes 100%).
Rumah dan Toko H. Rani yang terbakar habis beserta isinya.
Toko Kelontong Alai (penjual bensin eceran).
Toko Kain Rafi (gorden).
Toko Studio Imam.
Saksi mata di lokasi, Ahmad, menuturkan bahwa api diduga muncul pertama kali dari bagian atas toko milik H. Rani. “Persisnya saya tidak mengetahui, namun saat saya keluar rumah api sudah membesar di bagian atas toko itu,” ujarnya.
Kesigapan Tim Gabungan Padamkan Api
Meskipun api berkobar di area yang juga menyimpan stok BBM eceran (Pertalite dan Pertamax), ledakan besar berhasil dihindari. Tim gabungan yang terdiri dari:
Disdamkarmat Barut
BPBD Barito Utara
Relawan Redkar dan RMPB
Personel TNI dan Polri
Masyarakat Setempat
Berkat kerja keras tim gabungan, drum-drum penampungan BBM milik pedagang berhasil diselamatkan dari jilatan api sehingga kebakaran tidak meluas ke area yang lebih luas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup besar mengingat barang dagangan kain dan peralatan studio turut hangus.
Komitmen Pemerintah Kabupaten
Langkah taktis Bupati H. Shalahuddin ini menunjukkan komitmen kepemimpinannya dalam menghadapi situasi darurat di Barito Utara.
Penyaluran bantuan yang dilakukan kurang dari 24 jam setelah kejadian diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan ekonomi para korban yang kehilangan tempat tinggal sekaligus mata pencaharian mereka. (hms)



